Peran Strategis DKP dan Distan dalam Menjaga Ketahanan Pangan di Sukabumi

Minggu, 16 Maret 2025 - 01:46 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Kabupaten Sukabumi terus memperkuat ketahanan pangan dan sektor pertanian guna menghadapi tantangan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat.

Dalam Rapat Dinas Bulan Maret 2025 yang dipimpin oleh Bupati Sukabumi, H. Asep Japar, peran Dinas Ketahanan Pangan (DKP) dan Dinas Pertanian (Distan) menjadi salah satu fokus utama dalam evaluasi kinerja perangkat daerah.

Bupati Asep Japar menegaskan bahwa ketahanan pangan adalah kunci stabilitas ekonomi dan kesejahteraan masyarakat, terutama menjelang Hari Raya Idulfitri, di mana permintaan bahan pokok cenderung meningkat.

DKP dan Distan terus bekerja memastikan ketersediaan stok pangan dan menghindari lonjakan harga yang dapat membebani masyarakat.

“Kami ingin memastikan bahwa masyarakat tidak kesulitan mendapatkan bahan pokok dengan harga yang wajar. DKP dan Distan memiliki peran penting dalam menjaga stabilitas pangan, terutama dalam mendukung petani dan distributor lokal,” ujar Bupati, belum lama ini.

Dalam rapat tersebut, Bupati juga menyoroti pentingnya pengawasan terhadap kemungkinan praktik kecurangan di pasar, seperti penimbunan barang atau manipulasi harga.

Ia menginstruksikan agar DKP dan Distan bekerja sama dengan Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagin) serta pihak kepolisian untuk melakukan inspeksi mendadak (sidak) jika ditemukan indikasi kecurangan.

“Jika ditemukan penimbunan atau permainan harga yang merugikan masyarakat, kami tidak akan ragu mengambil tindakan tegas,” ujarnya.

Dengan berbagai upaya yang dilakukan oleh DKP dan Distan, diharapkan Sukabumi dapat menjadi daerah yang lebih mandiri dalam hal ketahanan pangan.

Pemerintah daerah berkomitmen untuk terus mendukung sektor pertanian dan ketahanan pangan demi kesejahteraan masyarakat.

“Jika sektor pertanian dan ketahanan pangan kuat, maka ekonomi masyarakat akan lebih stabil. Kami optimis dengan kerja sama semua pihak, Sukabumi dapat mencapai swasembada pangan dan meningkatkan kesejahteraan petani,” tutup Bupati.

Reporter: Ilham Nugraha | Redaktur: Ujang Herlan

Berita Terkait

Dua Pekan MBG di Nagrak Mandek, Korwil BGN Belum Beri Penjelasan!
Peringati Hari Santri Nasional 2026, Hergun Tegaskan Peran Strategis Santri Kawal Pembangunan Bangsa
DLH Sukabumi Tetap Angkut Sampah, 8 Truk Rusak Berat dari Total 54 Armada
Pemilik Kandang Ayam Ngarak Sepakat Ikuti Keputusan Bersama dan Aturan
DLH Butuh 250 Truk Sampah, Masyarakat Diminta Tak Bergantung pada Pengangkutan
Dua Tahun Kepemimpinan Presiden Prabowo, Hergun: Bukti Kerja Nyata untuk Kesejahteraan Rakyat dan Kemandirian Bangsa
Dua Pekan MBG Terhenti di Nagrak, 1.300 Siswa dari Tujuh Sekolah Terdampak
Tim Terpadu Tegaskan Kandang Ayam di Nagrak Tutup Sementara

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Jumat, 23 Oktober 2026 - 17:47 WIB

Dua Pekan MBG di Nagrak Mandek, Korwil BGN Belum Beri Penjelasan!

Kamis, 22 Oktober 2026 - 11:43 WIB

Peringati Hari Santri Nasional 2026, Hergun Tegaskan Peran Strategis Santri Kawal Pembangunan Bangsa

Rabu, 21 Oktober 2026 - 13:58 WIB

DLH Sukabumi Tetap Angkut Sampah, 8 Truk Rusak Berat dari Total 54 Armada

Rabu, 21 Oktober 2026 - 13:11 WIB

Pemilik Kandang Ayam Ngarak Sepakat Ikuti Keputusan Bersama dan Aturan

Rabu, 21 Oktober 2026 - 09:00 WIB

DLH Butuh 250 Truk Sampah, Masyarakat Diminta Tak Bergantung pada Pengangkutan

Berita Terbaru