Larangan Study Tour Keluar Daerah, Dispar: Saatnya Perkuat Wisata Lokal Sukabumi 

Senin, 10 Maret 2025 - 10:12 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Kebijakan Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, yang melarang pelaksanaan study tour keluar daerah menjadi tantangan tersendiri bagi dunia pendidikan dan pariwisata.

Namun, Dinas Pariwisata (Dispar) Kabupaten Sukabumi melihat kebijakan ini sebagai peluang besar untuk semakin mengembangkan destinasi wisata lokal.

Sekretaris Dispar Kabupaten Sukabumi, Havidz Fauzi As Syidiq, menyatakan bahwa kebijakan ini harus dipatuhi, tetapi juga bisa menjadi momentum untuk meningkatkan kualitas dan daya tarik pariwisata Sukabumi.

“Ini menjadi tantangan sekaligus peluang bagi kita. Jika study tour ke luar kota dilarang, maka kita harus berinovasi dalam mengembangkan destinasi wisata lokal agar tetap menarik bagi pelajar dan masyarakat,” ujar Havidz belum lama ini.

Menurutnya, kebijakan ini seharusnya dibarengi dengan upaya konkret dalam mengoptimalkan potensi wisata lokal. Salah satunya adalah dengan meningkatkan fasilitas, keamanan, dan daya tarik wisata agar lebih menarik bagi wisatawan, khususnya pelajar yang selama ini lebih memilih study tour ke luar daerah.

“Selain sebagai amanat gubernur yang harus ditaati, larangan ini juga bisa menjadi momentum untuk mendorong sektor pariwisata Sukabumi agar lebih berkembang dan diminati oleh wisatawan lokal,” tambahnya.

Sejumlah destinasi wisata di Sukabumi yang potensial untuk dijadikan tujuan study tour antara lain Ciletuh-Palabuhanratu UNESCO Global Geopark, Situ Gunung Suspension Bridge, Pantai Pangumbahan. Curug Sawer, dan Museum Kipahare.

Lebih lanjut, Havidz menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah daerah, pelaku usaha wisata, serta masyarakat dalam membangun ekosistem pariwisata yang lebih kuat.

“Kami berharap ada dukungan penuh dalam pengembangan destinasi wisata lokal. Dengan strategi yang tepat, bukan tidak mungkin Sukabumi bisa menjadi tujuan utama wisata dalam provinsi,” tandasnya.

Reporter: Ilham Nugraha | Redaktur: Ujang Herlan

Berita Terkait

Hujan Angin Kencang Rusak SMPN 2 Cicurug, 8 Ruangan Terdampak
Siswi Kelas 4 SDIT At-Takwin Khatam Al-Qur’an 30 Juz, Mecca Queen Anindigtyas Tuai Apresiasi
Heboh Narasi Sekdis Tak Mau Bekerja Sama dengan Kadisdik Muncul, Herdi Angkat Bicara
Kris Dwi Purnomo, Guru yang Tak Lelah Perjuangkan Hak Tenaga Honorer Sukabumi
September Ceria, SMPN 1 Sukaraja Bertabur Juara: Siswa hingga Guru Ukir Prestasi Nasional
Diskusi Pengawas KCD V Sukabumi Soroti Penguatan Wawasan Kebangsaan Gen Z
Rambut Rapi, Karakter Terbentuk, Cara SMKS Jamiyatul Aulad Palabuhanratu Tekankan Disiplin
Siswi SMK di Sukabumi Diduga Diperlakukan Tak Pantas saat PKL

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Rabu, 30 September 2026 - 17:38 WIB

Hujan Angin Kencang Rusak SMPN 2 Cicurug, 8 Ruangan Terdampak

Selasa, 29 September 2026 - 23:28 WIB

Siswi Kelas 4 SDIT At-Takwin Khatam Al-Qur’an 30 Juz, Mecca Queen Anindigtyas Tuai Apresiasi

Senin, 28 September 2026 - 10:42 WIB

Heboh Narasi Sekdis Tak Mau Bekerja Sama dengan Kadisdik Muncul, Herdi Angkat Bicara

Minggu, 27 September 2026 - 06:57 WIB

Kris Dwi Purnomo, Guru yang Tak Lelah Perjuangkan Hak Tenaga Honorer Sukabumi

Jumat, 25 September 2026 - 18:33 WIB

September Ceria, SMPN 1 Sukaraja Bertabur Juara: Siswa hingga Guru Ukir Prestasi Nasional

Berita Terbaru

HEADLINE

Pelantikan PWI Jabar, KDM Tekankan Peran Pers Perangi Hoaks

Jumat, 2 Okt 2026 - 14:12 WIB