Pelantikan PWI Jabar, KDM Tekankan Peran Pers Perangi Hoaks

Jumat, 2 Oktober 2026 - 14:12 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi atau yang akrab disapa KDM menghadiri pelantikan Pengurus Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Jawa Barat periode 2026–2031 di Gedung Merdeka, Jalan Asia Afrika, Kota Bandung, Jumat (2/10/2026).

Dalam kesempatan tersebut, KDM menekankan pentingnya peran pers dan wartawan dalam menjaga kualitas informasi di tengah masyarakat. Ia mengajak insan pers untuk turut memerangi berita bohong atau hoaks serta membangun ruang informasi yang sehat, akurat, dan dapat dipercaya.

Pelantikan pengurus PWI Jawa Barat dilakukan langsung oleh Ketua Umum PWI Pusat Akhmad Munir. Tantan Sulthon Bukhawan resmi memimpin PWI Jawa Barat untuk masa bakti 2026–2031 setelah terpilih dalam Konferensi Provinsi (Konferprov) PWI Jabar pada Agustus 2026.

Kehadiran KDM dalam pelantikan tersebut sekaligus menjadi momentum untuk memperkuat sinergi antara pemerintah daerah dan insan pers dalam menyampaikan informasi pembangunan kepada masyarakat Jawa Barat.

KDM menilai pers memiliki posisi strategis sebagai salah satu pilar penting demokrasi. Karena itu, wartawan dituntut untuk menjaga profesionalitas serta menghadirkan informasi yang dapat dipertanggungjawabkan.

Sementara itu, Ketua PWI Jawa Barat Tantan Sulthon Bukhawan mengajak seluruh anggota dan pengurus PWI di Jawa Barat mendedikasikan profesinya untuk kepentingan masyarakat, kemajuan daerah, serta Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Menurut Tantan, PWI Jawa Barat memiliki lebih dari 1.000 anggota yang tersebar di berbagai kabupaten dan kota. Mereka tergabung dalam 22 kepengurusan PWI kabupaten/kota serta sejumlah kelompok kerja (pokja).

Besarnya potensi tersebut, kata Tantan, harus dibarengi dengan dedikasi dan tanggung jawab dalam menjalankan profesi kewartawanan.

“Pada prinsipnya, pemerintah punya kinerja, masyarakat punya partisipasi, dan kita wartawan punya kewajiban untuk terus mengawal serta memberikan informasi yang utuh, tidak sepotong-sepotong kepada masyarakat luas,” ujar Tantan.

Ia menegaskan PWI Jawa Barat akan terus membangun kemitraan strategis dengan Pemerintah Provinsi Jawa Barat. Kemitraan tersebut diarahkan untuk memperkuat penyampaian informasi pembangunan kepada masyarakat, tanpa meninggalkan fungsi pers dalam mengawal kepentingan publik.

Tantan menyebut setiap program dan hasil kerja pemerintah perlu diketahui masyarakat melalui pemberitaan yang utuh. Dengan demikian, masyarakat dapat memahami berbagai kebijakan dan pembangunan yang dilakukan pemerintah di Jawa Barat.

Di sisi lain, PWI juga memiliki tanggung jawab menyampaikan keluhan, aspirasi, dan kebutuhan masyarakat kepada pemerintah.

“Ketika ada hasil-hasil pekerjaan Pemerintah Provinsi, kita selaku insan pers harus bisa menyampaikan informasi secara utuh kepada masyarakat. Sebaliknya, kita akan menyampaikan apa yang menjadi keluh kesah dan aspirasi masyarakat,” katanya.

Sementara itu, Ketua Umum PWI Pusat Akhmad Munir mengatakan, seluruh pengurus PWI Jawa Barat yang baru dilantik memiliki tanggung jawab untuk menjaga profesionalitas profesi, organisasi, bangsa, dan negara.

“Kepercayaan, kehormatan, dan kemuliaan yang diterima hari ini sebagai pengurus nantinya harus dipertanggungjawabkan di akhir masa bakti,” ujar Akhmad Munir.

Tantan berharap seluruh anggota PWI Jawa Barat dapat bergandengan tangan memperkuat organisasi, menjaga profesionalitas, serta menjadi mitra strategis pemerintah dan masyarakat dalam mengawal pembangunan.

“Insyaallah seluruh anggota PWI Jawa Barat bisa bergandengan tangan menjadi mitra strategis untuk membangun masyarakat Jawa Barat yang jadi lebih istimewa lagi,” pungkasnya.

Redaktur: Ujang Herlan 

Berita Terkait

Tegaskan Arahan KDM, Aktivitas Pengerukan Tanah Merah di Nagrak Disidak
Heri Gunawan Sebut Doktrin ‘Polisi Bersama Masyarakat’ Kunci Transformasi Polri Dukung Asta Cita Prabowo
Purwasari Diterpa Cuaca Ekstrem, 52 Rumah Rusak dan 9 Pohon Tumbang
Identitas Mayat di Bawah Tol Bocimi Belum Terungkap, Kaos Barong Jadi Petunjuk Utama
30 Persen Saluran Rusak, Petani di Palabuhanratu Hadapi Ancaman Gagal Produksi
Pohon Beringin Puluhan Tahun di SMAN 1 Cicurug Tumbang, 12 Kendaraan Tertimpa
Hujan Angin Kencang Rusak SMPN 2 Cicurug, 8 Ruangan Terdampak
Temuan Mayat di Bawah Tol Bocimi Gegerkan Warga Ciambar

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Jumat, 2 Oktober 2026 - 14:12 WIB

Pelantikan PWI Jabar, KDM Tekankan Peran Pers Perangi Hoaks

Jumat, 2 Oktober 2026 - 11:22 WIB

Tegaskan Arahan KDM, Aktivitas Pengerukan Tanah Merah di Nagrak Disidak

Kamis, 1 Oktober 2026 - 14:56 WIB

Heri Gunawan Sebut Doktrin ‘Polisi Bersama Masyarakat’ Kunci Transformasi Polri Dukung Asta Cita Prabowo

Kamis, 1 Oktober 2026 - 12:47 WIB

Purwasari Diterpa Cuaca Ekstrem, 52 Rumah Rusak dan 9 Pohon Tumbang

Kamis, 1 Oktober 2026 - 11:57 WIB

Identitas Mayat di Bawah Tol Bocimi Belum Terungkap, Kaos Barong Jadi Petunjuk Utama

Berita Terbaru

HEADLINE

Pelantikan PWI Jabar, KDM Tekankan Peran Pers Perangi Hoaks

Jumat, 2 Okt 2026 - 14:12 WIB