Libur Panjang Besok, Dispar: Ayo Berwisata ke Sukabumi!

Jumat, 24 Januari 2025 - 19:11 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Libur panjang dari 27, 28 dan 29 Januari 2025 besok menjadi peluang bagi sektor pariwisata di Kabupaten Sukabumi untuk meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan.

Kepala Dinas Pariwisata (Dispar) Kabupaten Sukabumi, Sendi Apriandi mengatakan, melirik libur panjang di mulai dari tanggal 27 libur Isra Mi’raj, 28 dan 29 merupakan cuti bersama Tahun Baru Imlek, pihkanya sudah gencar melakukan promosi terutama melalui media sosial.

“Ya, kita berharap dengan libur panjang ini banyak keluarga yang menghabiskan liburannya ke Sukabumi,” ujarnya saat dihubungi jurnalsukabumi.com, Jumat (24/01/2025).

Bukan tanpa alasan, ajakan liburan ke Sukabumi ia kampanyekan. Karena di Sukabumi menyuguhkan ragam obyek wisata yang tak kalah menarik di banding kota dan kabupaten lainnya.

Sendi menjelaskan, dari mulai Sukabumi Utara misalnya, sudah jelas wisata alam pegunungan dan danau sudah lengkap ada dan populer di kalangan wisatawan. Lalu, di Selatan Sukabumi menawarkan langsung pesona wisata pantai hingga seni dan budaya.

“Sukabumi terbilang salah satu kabupaten yang kaya akan potensi wisata sehingga cukup dikenal dengan sebutan gurilapss (Gunung, Rimba, Laut, Pantai, Sungai, Seni dan Budaya),” jelasnya.

Untuk perayaan Waisak, sektor pariwisata juga terbantu dengan rangkaian acara Waisak yang biasanya untuk melakukan napak tilas situs peninggalan agama Buddha di Desa Loji, Kecamatan Simpenan dan wilayah lainnya.

“Hari waisak ini di Kabupaten Sukabumi biasanya ada hari puncak perayaan Waisak dan itu biasnya digelar di Desa Loji Simpenan,” ulas Sendi.

Oleh karenanya, ia berharap dengan libur panjang ini tingkat kunjungan pariwisata meningkat dan semua pihak baik pemerintah daerah, pelaku wisata, pelaku UMKM, dan masyarakat bisa berkolaborasi menciptakan iklim wisata yang nyaman dan berkesinambungan.

“Kami Dinas Pariwisata Kabupaten Sukabumi mengajak semua lapisan masyarakat untuk bersama-sama menjaga alam yang sudah dianugerahkan ini dan memberikan pelayanan yang terbaik baik para wisatawan,” tandasnya.

Redaktur: Ujang Herlan

 

Berita Terkait

Jangan Bangga dengan UNESCO, Wisata Sukabumi Perlu Sentuhan Nyata
DPRD Dorong Syukuran Nelayan Ciwaru Jadi Penggerak Ekonomi dan Pelestarian Budaya Pesisir Sukabumi
Lihat Laut dari Dalam, Komunitas PENYU Sukabumi Buka Kelas Try Scuba untuk Pemula
447 Tahun Tak Lekang Zaman, Seren Taun Ciptamulya Masih Bertahan di Tengah Modernisasi
Fakta! Laut Sukabumi Lebih Dekat ke Pulau Christmas Australia Ketimbang Banyuwangi 
Pantai Karang Pamulang Dinilai Kian Kumuh, Wisatawan Asing Batalkan Pesanan Hotel 
Bupati Sebut Seren Taun Kasepuhan Sinar Resmi Benteng Ketahanan Pangan dan Warisan Budaya
Mutiara Indah Palabuhanratu, Kuliner Tepi Pantai dengan Sunset Memukau

Berita Terkait

Kamis, 16 Juli 2026 - 14:18 WIB

Jangan Bangga dengan UNESCO, Wisata Sukabumi Perlu Sentuhan Nyata

Rabu, 15 Juli 2026 - 14:41 WIB

DPRD Dorong Syukuran Nelayan Ciwaru Jadi Penggerak Ekonomi dan Pelestarian Budaya Pesisir Sukabumi

Rabu, 15 Juli 2026 - 08:42 WIB

Lihat Laut dari Dalam, Komunitas PENYU Sukabumi Buka Kelas Try Scuba untuk Pemula

Minggu, 12 Juli 2026 - 19:32 WIB

447 Tahun Tak Lekang Zaman, Seren Taun Ciptamulya Masih Bertahan di Tengah Modernisasi

Sabtu, 11 Juli 2026 - 12:13 WIB

Fakta! Laut Sukabumi Lebih Dekat ke Pulau Christmas Australia Ketimbang Banyuwangi 

Berita Terbaru