Dipicu Cemburu, Suami Tega Siram Istri dan Dua Anak Tirinya dengan Air Keras

Minggu, 29 Desember 2024 - 13:50 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – GG (59) warga Kampung Dukuhnara RT. 27/05, Desa Paweunang, Kecamatan Nagrak, Kabupaten Sukabumi terpaksa digelandang pihak kepolisian, Minggu (29/12/2024).

Ia diamankan Polsek Nagrak setelah dilaporkan menyiram Istri dan dua anak tirinya menggunakan air keras hingga mengalami luka serius dan kini sedang penanganan tim medis.

Kapolsek Nagrak, Iptu Asep Suhriat mengungkapkan, terduga pelaku yang merupakan suami korban dan sudah diamankan. Sementara, korban menimpa Dedeh Kurniasih (46), sang istri, dan dua anak tirinya, M. Sarif (18) dan Angga Juliana Suakir (12).

“GG telah diamankan untuk pemeriksaan lebih lanjut di Mapolsek Nagrak. Sementara, ketiga korban kini sedang menjalani perawatan intensif di RSUD Sekarwangi dan Puskesmas Nagrak,” ungkap Asep.

“Dan tiga korban yang terkena penyiraman air keras, yaitu istri dan dua anak tiri pelaku,” sambungnya.

Menurut hasil pemeriksaan sementara, motif dari tindakan kekerasan ini diduga dipicu oleh kecemburuan pelaku terhadap istrinya, Dedeh, yang terlihat mengirim pesan kepada pria lain.

“Saat ini, penyidik Polsek Nagrak terus mendalami kasus ini untuk mengungkap lebih lanjut latar belakang kejadian tersebut,” tandasnya.

Reporter: Ifan | Redaktur: Ujang Herlan

Berita Terkait

17 Tahun Irigasi Mati, Dinas PU Dinilai Gagal Menyelamatkan Pertanian di Cikadu Sukabumi 
Tebak Skor Piala Dunia 2026 Bersama Hergun, 48 Pemenang Terima Hadiah
Memasuki Musim Kemarau, Petani Sukabumi Harapkan Bantuan Pompa Air untuk Menyelamatkan Panen
17 Tahun Irigasi Terbengkalai, Sawah Hilang, Warga Cikadu Gali Sumur di Bekas Saluran Air Demi Bertahan Hidup
Resmi Dilantik, Kang Sule Kembali Pimpin SMSI Sukabumi Raya 2025–2028
Parah! Antrean Truk di SPBU Cibadak Kuasai Bahu Jalan, Pengendara Premium Terjebak
Dihantam Botol dan Batu Gegara Uang, Misteri Kerangka di Hutan Jati Sagaranten Akhirnya Terpecahkan
Ratusan Buruh ‘Kepung’ Kantor BPJS Ketenagakerjaan Sukabumi Keluhkan Pencaloan Pencairan

Berita Terkait

Senin, 20 Juli 2026 - 21:23 WIB

17 Tahun Irigasi Mati, Dinas PU Dinilai Gagal Menyelamatkan Pertanian di Cikadu Sukabumi 

Senin, 20 Juli 2026 - 18:39 WIB

Tebak Skor Piala Dunia 2026 Bersama Hergun, 48 Pemenang Terima Hadiah

Senin, 20 Juli 2026 - 15:54 WIB

Memasuki Musim Kemarau, Petani Sukabumi Harapkan Bantuan Pompa Air untuk Menyelamatkan Panen

Minggu, 19 Juli 2026 - 16:08 WIB

17 Tahun Irigasi Terbengkalai, Sawah Hilang, Warga Cikadu Gali Sumur di Bekas Saluran Air Demi Bertahan Hidup

Sabtu, 18 Juli 2026 - 12:46 WIB

Resmi Dilantik, Kang Sule Kembali Pimpin SMSI Sukabumi Raya 2025–2028

Berita Terbaru