JURNALSUKABUMI.COM – Warga digegerkan dengan temuan sepotong kaki manusia yang terkubur di sebuah halaman rumah kosong di Perumahan Gading Kencana, Kecamatan Gunungpuyuh Kota Sukabumi.
Temuan itu bermula dari kecurigaan warga yang menaruh kecurigaan terhadap beberapa orang yang menggendong balutan kain kafan dan dibungkus kantong kresek. Kecurigaan itu lalu dilaporkan ketua RT setempat.
Ketua RT 01 RW 17 Weldi Permana mengatakan, peristiwa tersebut terjadi pada Sabtu (19/10/2024) sore. Tak berselang lama, warga melaporkan peristiwa tersebut.
“Itu awalnya ada warga yang melihat (orang mau ngubur). Itu ada enam orang, yang satu cewek (suami istri) jadi yang empat menggali, yang dua lagi diam di luar. Terus ditanya itu juga sama warga cuman enggak jawab. Udah tiga kali ditanya terus dia lapor ke saya, pas saya samperin udah nggak ada,” kata Weldi Permana ditemui pada Senin (21/10/2024).
Dia kemudian melaporkan kabar tersebut kepada RW dan Kepolisian Sektor Gunungpuyuh. Setelah berkoordinasi dengan berbagai pihak, kemudian diputuskan untuk membongkar kembali area yang dicurigai tersebut.
Galian kubur telah dibongkar. Ternyata benar terdapat kain kafan dengan noda bercak darah. Warga pun tidak lantas membuka kain kafan tersebut, akan tetapi menunggu pihak kepolisian datang ke lokasi.
“Awal kecurigaan warga itu kayak bayi karena ada anak kecil yang melihat ada bayi soalnya lihat darah dan gendong juga kayak gendong bayi. Masih ada darahnya soalnya kemungkinan dibungkus di situ di tempat soalnya ada sisa kain kafannya di situ,” jelasnya.
Setelah dibongkar dan diangkat dari liang kubur, kaki tersebut langsung dibawa ke RSUD R Syamsudin SH Kota Sukabumi untuk diperiksa.
“Saya lihat kondisi kakinya hitam kayaknya bekas kesiram air panas. Setelah saya ngobrol sama pihak keluarga ternyata benar itu kesiram air panas, sama dia punya penyakit gula,” ujarnya.
Berdasarkan informasi, potongan kaki tersebut merupakan hasil amputasi seorang lansia berinisial A karena terluka yang mengalami diabetes. Rumah itu milik lansia namun telah tidak ditempati sejak bertahun-tahun lamanya.
Kaki hasil amputasi pun telah dikuburkan pihak keluarga di TPU Gading Kencana Asri pada Minggu (20/10/2024) lalu.
“Si kakinya malam udah dibawa sama pihak keluarga tadinya dia ngotot pengen dikubur lagi di situ (rumah kosong). Cuma saya sebagai warga menolak. Sama warga juga kan di Gading itu ada pemakaman buat warga Gading. Alhamdulillah saya koordinasi sama pihak di Gading bisa sekitar jam 20.00 WIB malam dikubur di Gading situ,” ungkapnya.
Menurut Weldi, kejadian tersebut menjadi pelajaran supaya warga lebih waspada apabila menemukan sesuatu yang mencurigakan.
“Justru dengan kejadian itu saya imbau ke warga supaya lebih respek lagi kalau misalkan ada kejadian lagi seperti itu. Orang yang gak dikenal harus lapor ke RT,” pungkasnya.
Sementara itu Kasubsi Pengelola Informasi dan Dokumentasi Multimedia (PDIM) Humas Polres Sukabumi Kota Ipda Ade Ruli membenarkan adanya temuan kaki manusia sebelah kiri.
“Telah ditemukan diduga potong kaki sebelah kiri dari betis ke bawah kaki diduga sisa operasi amputasi yang dikuburkan didepan rumah warga yang tidak dihuni,” singkat Ade.
Ade menambahkan, usai diperiksa RSUD R Syamsudin SH Kota Sukabumi, saat ini sudah dikuburkan kembali atas ijin pihak keluarga.
Reporter: Fira AFS | Redaktur: Ujang Herlan












