Tiga Pemancing Hilang Disapu Ombak saat Tangkap Ikan di Tegalbuleud

Rabu, 16 Oktober 2024 - 10:52 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Sebuah insiden tragis terjadi di Tegalbuleud, Kabupaten Sukabumi, pada Rabu (16/10/2024) pagi, ketika empat orang nelayan jatuh ke laut saat memancing.

Peristiwa ini terjadi sekitar pukul 06.00 WIB, dimana mereka mencoba melintasi dermaga pasir besi yang tersapu ombak besar. Tiga orang dinyatakan hilang, sementara satu orang berhasil selamat.

Menurut keterangan warga setempat, Hari Haryanto, para nelayan sebenarnya sudah diperingatkan untuk tidak turun ke laut karena ombak yang tinggi. Namun, keempat orang tersebut tetap memutuskan untuk memancing di pagi hari, melewati larangan yang diberikan oleh pihak desa dan tim Tagana (Taruna Siaga Bencana).

“Sebetulnya, sudah ada larangan dari pihak desa dan Tagana karena ombak besar. Namun, mereka tetap nekat menyeberang ke dermaga untuk memasang jaring. Saat mereka menyeberang, dermaga tersapu ombak besar dan mereka terjatuh ke laut,” ungkap Hari Haryanto.

Hari juga menambahkan bahwa ombak besar di Tegalbuleud sering kali menjadi ancaman bagi nelayan lokal, terutama yang menggunakan peralatan sederhana seperti jaring bambu.

“Mereka ini nelayan pinggiran, bukan yang pakai perahu. Ombak besar memang selalu jadi ancaman, apalagi sekarang musim pasang,” jelasnya.

Dari keempat pemancing tersebut, satu orang berhasil diselamatkan oleh nelayan lain yang menggunakan perahu, sementara tiga lainnya belum ditemukan hingga saat ini. Pencarian masih dilakukan oleh tim SAR dan nelayan setempat.

Reporter: Ilham Nugraha | Redaktur: Ujang Herlan

Berita Terkait

Pengemudi Toyota Rush Penabrak Lima Pejalan Kaki di Parungkuda Diamankan Polisi
Asep Japar Sah Nahkodai DPD Golkar Kabupaten Sukabumi 2025–2030
Pria Tertemper KA Pangrango di Parungkuda Alami Luka di Kepala
Dulu Susah Air, Kini 60 KK dan Siswa SDN Cikole Nikmati Manfaat Sumur Bor TMMD
Pesan Prabowo di Rakornas TPAKD 2026, Bupati Sukabumi Ikuti Penguatan Akses Keuangan
Hari Santri 2026, Bupati Sukabumi Dorong Santri Kuasai Teknologi Tanpa Kehilangan Tradisi Pesantren
Serangan Lalat dan Bau Tak Kunjung Hilang, Warga Nagrak Desak Tutup Permanen
Banner Klaim Tanah Milik Salim Membentang di Pasar Palabuhanratu, Ahli Waris Muncul Bawa Dokumen Lama

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Minggu, 25 Oktober 2026 - 15:18 WIB

Pengemudi Toyota Rush Penabrak Lima Pejalan Kaki di Parungkuda Diamankan Polisi

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 19:25 WIB

Asep Japar Sah Nahkodai DPD Golkar Kabupaten Sukabumi 2025–2030

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 17:16 WIB

Pria Tertemper KA Pangrango di Parungkuda Alami Luka di Kepala

Jumat, 23 Oktober 2026 - 18:25 WIB

Dulu Susah Air, Kini 60 KK dan Siswa SDN Cikole Nikmati Manfaat Sumur Bor TMMD

Jumat, 23 Oktober 2026 - 17:52 WIB

Pesan Prabowo di Rakornas TPAKD 2026, Bupati Sukabumi Ikuti Penguatan Akses Keuangan

Berita Terbaru