Siswa SD di Cisolok Berjuang untuk Sekolah, Berharap Jembatan Layak Dibangun

Selasa, 15 Oktober 2024 - 15:37 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Jembatan penghubung antara Desa Wangunsari dan Desa Gunung Kramat, Kecamatan Cisolok, Kabupaten Sukabumi, menjadi akses vital bagi siswa SDN Cipanas.

Setiap hari, jembatan yang mengalami kerusakan selama bertahun-tahun ini menjadi jalur utama yang dilalui para pelajar untuk bersekolah. Namun, kondisinya yang rusak parah, terutama saat musim hujan, membuat perjalanan mereka penuh tantangan dan risiko.

Para siswa seringkali harus melepas sepatu agar tidak terpeleset ketika menyeberangi jembatan yang licin dan berlumpur. Selain itu, mereka harus melintasi dua sungai, salah satunya Sungai Cipanas, yang arusnya sangat deras saat hujan.

Menurut Didim, Ketua RT Kampung Cipanas, Desa Gunung Kramat, jembatan rusak ini tidak hanya menghambat aktivitas sekolah, tetapi juga mengancam keselamatan para siswa.

“Kondisi jembatan yang rusak ini sangat menyulitkan para pelajar SDN Cipanas. Selain licin, kondisinya sangat membahayakan, apalagi di musim hujan seperti sekarang,” kata Didim, Selasa (15/10/2024).

Saat cuaca buruk, para siswa sering kali terpaksa libur karena kondisi jembatan yang tidak bisa dilewati dengan aman. Meski ada jalur alternatif, namun jalan tersebut memutar dan memakan waktu lebih lama, sehingga banyak warga tetap menggunakan jembatan yang rusak ini sebagai jalan pintas.

Warga setempat telah berulang kali menyampaikan keluhan kepada pihak terkait, namun belum ada perbaikan yang signifikan. Didim menjelaskan bahwa masyarakat akhirnya mengambil inisiatif untuk memperbaiki jembatan secara swadaya, meski hanya bisa dilakukan sedikit demi sedikit.

“Kami berharap pemerintah segera memberikan perhatian lebih dan mengalokasikan anggaran untuk memperbaiki jembatan ini. Ini bukan hanya tentang mempermudah akses sekolah, tapi juga soal keselamatan anak-anak dan warga yang setiap hari melintasi jembatan ini,” ujar Didim.

Jembatan yang layak dan aman sangat dibutuhkan untuk mendukung aktivitas belajar-mengajar dan keseharian warga.

“Harapan besar tertumpu pada perhatian pemerintah daerah agar segera turun tangan dan mewujudkan infrastruktur yang lebih baik bagi warga disni,” tandasnya.

Reporter: Ilham Nugraha | Redaktur: Ujang Herlan

Berita Terkait

Gandeng RCC Bandung, UMMI Dongkrak Produktivitas Dosen Lewat Workshop Karya Ilmiah
Kang Anom: PWI Siap Jadi Pengawas SPMB Bersih di Sukabumi
Disdik Sukabumi Pastikan SPMB 2026 Transparan dan Bebas Diskriminasi
ADPUB Goes to Visit, Mahasiswa UMMI Pelajari Sistem Demokrasi di KPU RI
Kemenkes Puji Totalitas Bupati Sukabumi Dorong Fakultas Kedokteran Pertama di Sukabumi
Mahasiswa Hukum NPU Raih Bronze Medal di MEC 8 Lombok, Usung Gagasan Ini!
Bikin Bangga! Dua Siswa Terbaik Sukabumi Lolos Paskibraka Jawa Barat 2026
Keren! SMI Team Silat Edan Borong 5 Piala di O2SN Pencak Silat Kecamatan Cicurug 2026

Berita Terkait

Selasa, 2 Juni 2026 - 09:57 WIB

Gandeng RCC Bandung, UMMI Dongkrak Produktivitas Dosen Lewat Workshop Karya Ilmiah

Rabu, 27 Mei 2026 - 01:34 WIB

Kang Anom: PWI Siap Jadi Pengawas SPMB Bersih di Sukabumi

Selasa, 26 Mei 2026 - 12:41 WIB

Disdik Sukabumi Pastikan SPMB 2026 Transparan dan Bebas Diskriminasi

Senin, 25 Mei 2026 - 20:42 WIB

ADPUB Goes to Visit, Mahasiswa UMMI Pelajari Sistem Demokrasi di KPU RI

Minggu, 24 Mei 2026 - 11:13 WIB

Kemenkes Puji Totalitas Bupati Sukabumi Dorong Fakultas Kedokteran Pertama di Sukabumi

Berita Terbaru