Bawaslu Kota Sukabumi Temukan Dugaan Pelanggaran pada Masa Pendaftaran Bacalon ke KPU

Jumat, 30 Agustus 2024 - 22:10 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Bawaslu Kota Sukabumi sampaikan ada dugaan pelanggaran selama proses pendaftaran bakal calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Sukabumi. Dugaan pelanggaran itu terjadi pada hari terakhir pendaftaran Kamis (29/08/2024).

Hal itu disampaikan Divisi Hukum Pencegahan Partisipasi Masyarakat dan Humas Bawaslu Kota Sukabumi, M Aminuddin. Dia mengatakan, secara keseluruhan proses pendaftaran bakal calon pada Pilkada 2024 ini berjalan sesuai prosedur.

“Hari terakhir kita melakukan pengawasan pada 29 Agustus ini, memang ada temuan yang kita temukan untuk pasangan calon yang terakhir mendaftar,” ujar Aminuddin usai penutupan pendaftaran di KPU Kota Sukabumi.

Diketahui, pada hari terakhir pendaftaran pasangan bakal calon Ayep Zaki-Bobby Maulana diantar pendukungnya ke KPU Kota Sukabumi.

“Dugaan yang memang kita lihat adalah bahwa jajaran pengusung pendukung ataupun intinya dari bakal paslon ini membawa masyarakat di bawah umur ataupun yang belum memiliki hak pilih,” jelasnya.

Dalam temuan tersebut, pihak Bawaslu masih melakukan kajian mengenai dugaan pelanggaran oleh jajaran partai pengusung bacalon.

“Insyaallh besok hasil kajian kami sudah tuntas jadi besok akan diberitahukan lebih lanjut tentang dugaan apa yang kemudian akan menjerat terkait dengan bakal paslon yang diduga adanya pelanggaran,” ungkapnya.

Dikonfirmasi, Ketua DPD Partai Amanat Nasional (PAN) Kota Sukabumi, Usman Maulana Yusuf menilai, dugaan pelanggaran itu tak hanya terjadi pada satu paslon saja. Namun juga kepada paslon lainnya.

“Dan mungkin kalau dicek kembali kemarin beberapa pasangan yang datang ke KPU itu juga saya lihat ada yang bawa anak kecil,” ujar Usman saat dampingi Ayep-Bobby di RSUD R Syamsudin Sh, Jumat (30/08).

Dia menilai, adanya dugaan pelanggaran itu terjadi karena antusias masyarakat yang juga pendukung koalisi partai saat mengantar jagoannya mendaftar ke KPU.

“Itu kan bukan perintah dari kandidat maupun perintah dari partai koalisi, itu sesuatu hal yang lumrah. Jadi anak kecil kan tidak tau bahwa kan aturan PKPU nomor 8 bahwa keterlibatan anak kecil itu, anak kecil kan tidak tahu. Insyaallah kemarin kami mendaftarkan ke KPU tidak ada pelanggaran,” terang dia.

Lebih lanjut, pihaknya menegaskan telah mengimbau kepada partai koalisi terkait peraturan tersebut jauh-jauh hari sebelum waktu pendaftaran.

“Sebelum kita keberangkatan satu dua hari sebelum kita menyatakan mau daftar ke KPU, kita sudah mengimbau seluruh partai koalisi ke peserta bahwa jangan ada yang membawa anak kecil,” ucapnya.

Reporter: Fira AFS I Redaktur: Ujang Herlan

Berita Terkait

Truk Hino Tabrak 4 Kendaraan di Cibadak, Sempat Mundur dan Hantam Mobil di Belakang
Tersandung Korupsi Rp394 Juta, Kasus Kades Neglasari Masuk Persidangan
Dua Pemotor Wanita Tertabrak Kereta di Benteng Sukabumi hingga Kritis
Menteri Agus Andrianto Apresiasi Kebun Sayur Lapas Warungkiara Jadi Bekal Kemandirian Warga Binaan 
Pemkab Sukabumi Kembali Raih Opini WTP dari BPK RI, Catat Prestasi 12 Kali Berturut-turut
Truk Bermuatan Penuh Bambu Terguling di Tanjakan Baeud Warungkiara
Pedagang Asongan Kritis Setelah Tertabrak Mobil di Exit Tol Parungkuda
Warung Milik Nenek 70 Tahun Dijarah Maling, Aksi Pelaku Terekam CCTV di Cibadak

Berita Terkait

Kamis, 11 Juni 2026 - 18:46 WIB

Truk Hino Tabrak 4 Kendaraan di Cibadak, Sempat Mundur dan Hantam Mobil di Belakang

Kamis, 11 Juni 2026 - 13:58 WIB

Dua Pemotor Wanita Tertabrak Kereta di Benteng Sukabumi hingga Kritis

Rabu, 10 Juni 2026 - 12:57 WIB

Menteri Agus Andrianto Apresiasi Kebun Sayur Lapas Warungkiara Jadi Bekal Kemandirian Warga Binaan 

Rabu, 10 Juni 2026 - 09:40 WIB

Pemkab Sukabumi Kembali Raih Opini WTP dari BPK RI, Catat Prestasi 12 Kali Berturut-turut

Selasa, 9 Juni 2026 - 12:45 WIB

Truk Bermuatan Penuh Bambu Terguling di Tanjakan Baeud Warungkiara

Berita Terbaru

PERISTIWA

Dua Warga Nagrak Korban Pembacokan Masih Dirawat di Rumah Sakit

Jumat, 12 Jun 2026 - 11:15 WIB