JURNALSUKABUMI.COM – Masyarakat nelayan di Desa Cikahuripan, Kecamatan Cisolok, Kabupaten Sukabumi, berhasil mengumpulkan donasi sebesar Rp 50 juta untuk Palestina. Penggalangan dana ini merupakan bagian dari perayaan Hari Nelayan ke-27 dengan tema Nelayan Peduli Palestina.
Heri Suryana, yang akrab disapa Kades Midun, menjelaskan bahwa seluruh donasi yang terkumpul adalah hasil swadaya masyarakat nelayan tanpa dukungan sponsor dari perusahaan manapun.
“Alhamdulillah, pada syukuran Hari Nelayan ke-27 ini, kami mengusung tema ‘Nelayan Peduli Palestina’. Ini murni hasil swadaya masyarakat nelayan di Desa Cikahuripan, tanpa ada sponsor dari perusahaan,” kata Kades Midun, Sabtu (27/7/2024).
Donasi yang terkumpul selama perayaan syukuran mencapai Rp 50 juta, dari awal hingga akhir acara. Midun menegaskan bahwa masyarakat nelayan ingin menunjukkan kepedulian mereka terhadap saudara-saudara di Palestina yang sedang menderita.
“Kami ingin menunjukkan bahwa meskipun kami nelayan, kami peduli dengan saudara-saudara kami di Palestina yang saat ini sedang didzolimi oleh zionis,” ujar Midun.
Acara syukuran ini sepenuhnya didanai oleh masyarakat nelayan dan donatur lokal, termasuk pengusaha ikan dan benih udang lobster. Hal ini memastikan bahwa tidak ada masalah keuangan yang menghambat jalannya acara.
“Kegiatan syukuran ini murni dari swadaya masyarakat nelayan, para donatur, dan pengusaha lokal. Alhamdulillah, semuanya berjalan lancar tanpa ada hutang piutang,” tambahnya.
Yang membuat acara ini semakin istimewa adalah kehadiran beberapa artis nasional seperti Kang Sule, Ustad Solmed, dan komedian Diki Candra. Mereka diundang oleh lembaga sosial setempat untuk memeriahkan acara.
“Kami bangga bisa menghadirkan artis nasional. Ini adalah hasil dari swadaya masyarakat dan dukungan lembaga sosial yang mempermudah kami dalam menggelar acara ini. Kalau seutuhnya pakai uang, bisa mencapai Rp 500 juta,” ungkap Midun dengan bangga.
Dengan donasi ini, masyarakat nelayan Cisolok berharap dapat memberikan sedikit bantuan kepada rakyat Palestina yang sedang mengalami kesulitan. Midun menyebut bahwa keberhasilan acara ini adalah takdir dari Allah yang mempermudah mereka dalam menjalankan kegiatan ini.
“Inilah yang menjadi kebanggaan buat saya. Mungkin ini sudah takdir dari Allah untuk mempermudah kami di acara kegiatan ini,” tandasnya.
Reporter: Ilham Nugraha | Redaktur: Ujang Herlan












