Remaja Tewas Akibat Miras Oplosan di Ciemas, Dua Lainnya Kritis

Rabu, 10 Juli 2024 - 19:07 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Seorang remaja berinisial MW (16) tewas setelah menenggak minuman oplosan bersama teman-temannya di wilayah Ciemas, Kabupaten Sukabumi. Tragedi tersebut terjadi Senin malam (9/7/2024).

Menurut Kapolsek Ciemas, Iptu Azhar Sunandar, melalui Babinkamtibmas Bripka M. Waruwu, insiden tersebut bermula ketika MW bersama lima temannya sedang nongkrong di sebuah warung di Ciemas. Mereka kemudian diajak oleh WD (33) ke bengkelnya untuk minum minuman oplosan.

“Waktu itu, AZ (18) dan AR (18) mengikuti MW yang sebelumnya diajak oleh WD ke bengkel. Di sana, mereka diberi minuman oplosan yang dicampur dengan alkohol medis 70%, Fanta, dan Sprite,” kata Bripka M. Waruwu pada Rabu (10/7/2024).

Ketika sedang asyik minum, Y (44) dan L (32) yang kebetulan melintas melihat kelompok remaja tersebut sedang tertawa dan minum-minuman oplosan di bengkel. L yang penasaran mencoba sedikit minuman tersebut, tetapi langsung merasakan panas di bagian dada dan memutuskan untuk pulang. Sementara itu, Y yang terus didesak oleh WD akhirnya juga mencoba minuman tersebut meski hanya sedikit, karena merasa panas dan bau yang tidak enak.

“Setelah meminum hingga dini hari, keenam orang tersebut merasakan panas pada bagian dada. Hingga akhirnya mereka dibawa ke rumah sakit,” terang Bripka M. Waruwu.

Di tengah perjalanan menuju rumah sakit, MW sudah tidak sadarkan diri dan dinyatakan meninggal dunia sekitar pukul 06.00 WIB. Sementara itu, AZ (18) dan AR (18) dalam kondisi kritis dan sedang dirawat intensif. WD (33) juga dalam perawatan, sedangkan Y (44) dan L (32) tidak mengalami luka serius.

“MW (16) meninggal dunia, AZ (18) dan AR (18) kritis, WD (33) dalam perawatan, Y (44) dan L (32) tidak terluka serius,” tuturnya.

Akibat kejadian tersebut, Bripka M. Waruwu mengimbau masyarakat untuk lebih waspada terhadap bahaya minuman oplosan dan berharap kejadian serupa tidak terulang lagi.

“Kami mengingatkan semua pihak untuk menghindari minuman keras oplosan yang bisa mengancam nyawa. Mari kita jaga kesehatan dan keselamatan bersama,” tandasnya.

Reporter: Ilham Nugraha | Redaktur: Ujang Herlan

Berita Terkait

17 Tahun Irigasi Mati, Dinas PU Dinilai Gagal Menyelamatkan Pertanian di Cikadu Sukabumi 
Tebak Skor Piala Dunia 2026 Bersama Hergun, 48 Pemenang Terima Hadiah
Memasuki Musim Kemarau, Petani Sukabumi Harapkan Bantuan Pompa Air untuk Menyelamatkan Panen
17 Tahun Irigasi Terbengkalai, Sawah Hilang, Warga Cikadu Gali Sumur di Bekas Saluran Air Demi Bertahan Hidup
Resmi Dilantik, Kang Sule Kembali Pimpin SMSI Sukabumi Raya 2025–2028
Parah! Antrean Truk di SPBU Cibadak Kuasai Bahu Jalan, Pengendara Premium Terjebak
Dihantam Botol dan Batu Gegara Uang, Misteri Kerangka di Hutan Jati Sagaranten Akhirnya Terpecahkan
Ratusan Buruh ‘Kepung’ Kantor BPJS Ketenagakerjaan Sukabumi Keluhkan Pencaloan Pencairan

Berita Terkait

Senin, 20 Juli 2026 - 21:23 WIB

17 Tahun Irigasi Mati, Dinas PU Dinilai Gagal Menyelamatkan Pertanian di Cikadu Sukabumi 

Senin, 20 Juli 2026 - 18:39 WIB

Tebak Skor Piala Dunia 2026 Bersama Hergun, 48 Pemenang Terima Hadiah

Senin, 20 Juli 2026 - 15:54 WIB

Memasuki Musim Kemarau, Petani Sukabumi Harapkan Bantuan Pompa Air untuk Menyelamatkan Panen

Minggu, 19 Juli 2026 - 16:08 WIB

17 Tahun Irigasi Terbengkalai, Sawah Hilang, Warga Cikadu Gali Sumur di Bekas Saluran Air Demi Bertahan Hidup

Sabtu, 18 Juli 2026 - 12:46 WIB

Resmi Dilantik, Kang Sule Kembali Pimpin SMSI Sukabumi Raya 2025–2028

Berita Terbaru