Meriahnya Perayaan Cap Go Meh, Ratusan Warga Padati Atraksi Barongsai

Jumat, 1 Maret 2024 - 13:49 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Perayaan Cap Go Meh berlangsung meriah di Jalan Pajagalan Kecamatan Warudoyong, Kota Sukabumi, tepatnya di samping Vihara Widhi Sakti pada Kamis (29/2/2024) malam.

Ratusan warga memadati Vihara Widhi Sakti untuk menonton atraksi barongsai yang menghibur, meski berdesakan, warga asyik menonton aksi yang ditunggu-tunggu itu.

Warga sekitar, Lilis (43) mengaku terhibur dengan pertunjukan barongsai itu, dia yang datang bersama adiknya menyebut baru mengetahui ada aksi barongsai itu.

“Terhibur banget, pengen ada lagi, soalnya barusan juga nontonnya nggak begitu lama. Karena baru tahu ini ada keluar, itu juga lihat dari status temen. Kalau udah tau dari pertama pasti nungguin, tahun kemarin juga nungguin dari pagi,” ujar Lilis.

Barongsai yang meliuk-liuk mengikuti irama musik menjadi hiburan tersendiri bagi warga yang menonton, tak lupa angpao yang menjadi ciri khas budaya Tionghoa ini pun menjadi penyemangat pemain barongsai.

Panitia Cap Go Meh, Kiki Suryanto mengatakan pertunjukan barongsai ini merupakan perayaan Cap Go Meh yang dipadu dengan Kegiatan bazar di sekitar kawasan Vihara untuk memajukan UMKM yang ada di kota Sukabumi.

“Kita melaksanakan kegiatan ini berupa bazar dalam perayaan Cap Go Meh yg ada di Kota Sukabumi. Dimeriahkan oleh UMKM, atraksi barongsai dan pentas seni dari beberapa lapisan masyarakat utk memberikan hiburan,” ujarnya.

Beberapa warga yang datang merasa sangat terhibur dengan abrasi barongsai yang memang sudah ditunggu-tunggu kehadirannya. Kegiatan ini berlangsung 3 hari, 29 Februari hingga Sabtu 2 Maret 2024 mulai pukul 09.00 WIB hingga 21.00 WIB.

“Sangat sangat antusias karena masyarakat membutuhkan banyak hiburan juga. Terjadwal dalam rundown acara, atraksi barongsai akan diadakan lagi hari Sabtu,” jelasnya.

Reporter: Fira AFS | Redaktur: Ujang Herlan

Berita Terkait

17 Tahun Irigasi Mati, Dinas PU Dinilai Gagal Menyelamatkan Pertanian di Cikadu Sukabumi 
Tebak Skor Piala Dunia 2026 Bersama Hergun, 48 Pemenang Terima Hadiah
Memasuki Musim Kemarau, Petani Sukabumi Harapkan Bantuan Pompa Air untuk Menyelamatkan Panen
17 Tahun Irigasi Terbengkalai, Sawah Hilang, Warga Cikadu Gali Sumur di Bekas Saluran Air Demi Bertahan Hidup
Resmi Dilantik, Kang Sule Kembali Pimpin SMSI Sukabumi Raya 2025–2028
Parah! Antrean Truk di SPBU Cibadak Kuasai Bahu Jalan, Pengendara Premium Terjebak
Dihantam Botol dan Batu Gegara Uang, Misteri Kerangka di Hutan Jati Sagaranten Akhirnya Terpecahkan
Ratusan Buruh ‘Kepung’ Kantor BPJS Ketenagakerjaan Sukabumi Keluhkan Pencaloan Pencairan

Berita Terkait

Senin, 20 Juli 2026 - 21:23 WIB

17 Tahun Irigasi Mati, Dinas PU Dinilai Gagal Menyelamatkan Pertanian di Cikadu Sukabumi 

Senin, 20 Juli 2026 - 18:39 WIB

Tebak Skor Piala Dunia 2026 Bersama Hergun, 48 Pemenang Terima Hadiah

Senin, 20 Juli 2026 - 15:54 WIB

Memasuki Musim Kemarau, Petani Sukabumi Harapkan Bantuan Pompa Air untuk Menyelamatkan Panen

Minggu, 19 Juli 2026 - 16:08 WIB

17 Tahun Irigasi Terbengkalai, Sawah Hilang, Warga Cikadu Gali Sumur di Bekas Saluran Air Demi Bertahan Hidup

Sabtu, 18 Juli 2026 - 12:46 WIB

Resmi Dilantik, Kang Sule Kembali Pimpin SMSI Sukabumi Raya 2025–2028

Berita Terbaru