Miris! Janda dan Anak di Pamuruyan Tinggal di Rumah Nyaris Roboh

Senin, 15 Januari 2024 - 12:02 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Siti Jenab (54), seorang janda yang tinggal bersama anak kandungnya, Teri Ramadani (34), mengalami kondisi memilukan saat tinggal di rumah semi permanen berukuran 6×7 di Kampung Pamuruyan RT. 04/009, Desa Pamuruyan, Kecamatan Cibadak, Kabupaten Sukabumi.

Rumah yang nyaris roboh tersebut menjadi tempat tinggal mereka, menciptakan kisah kelam dan kebingungan untuk memperbaikinya. Mak Siti menceritakan bahwa rumahnya yang reot dan nyaris roboh membuatnya mengalami kesulitan. Dia tinggal di tanah Perusahaan Jawatan Kereta Api (PJKA) selama 50 tahun bersama tiga anaknya. Namun, dua dari tiga anaknya telah pisah, meninggalkan Mak Siti dan anaknya Teri.

“Kalau hujan, kamar yang reot itu bocor dan banjir. Terpaksa saya pindah ke tengah rumah,” ujar Mak Siti kepada Jurnalsukabumi.com, Senin (15/01/2024).

Kondisi rumah yang memprihatinkan membuatnya berharap mendapatkan bantuan dari pemerintah untuk memperbaikinya. Dengan suara penuh kebingungan, Mak Siti mengungkapkan kesulitannya.

“Bingung uang dari mana untuk membentulkan rumah, jangankan untuk membetulkan rumah, untuk makan sehari-hari juga saya bingung. Bantuan dari pemerintah dulu 15 tahun yang lalu ada, hanya membetulkan pinggirannya saja. Sekarang saya bingung, dua kamar nyaris roboh, dan lantai mengalami keretakan, itu dibetulkan dari mana uangnya,” keluhnya.

Mak Siti menjelaskan bahwa penghidupannya sehari-hari sangat sulit, bergantung pada warung kopi yang nyaris bangkrut. Dia berharap ada bantuan dari pemerintah terkait untuk merenovasi rumah reotnya yang nyaris roboh. Situasi ini menjadi panggilan untuk aksi kemanusiaan dan dukungan masyarakat dalam membantu keluarga ini.

Hingga berita ini diterbitkan, upaya konfirmasi kepada pemerintah setempat hingga kecamatan dan dinas sudah dilakukan. Namun, belum ada tanggapan resmi.

Reporter: Ifan | Redaktur: Ujang Herlan

Berita Terkait

Turnamen Voli Antar RT di Nagrak Bikin Heboh, Lapangan Dipenuhi Suporter Warga
Kantor Desa Balekambang Nyaris Hangus Terbakar, Perangkat Desa Sigap Padamkan
BRIN dan Nusa Putra University Siapkan Riset Produksi Garam Sehat Berbasis Solar Still di Sukabumi 
Akses Vital Warga Terputus 5 Bulan, Jembatan Leles Akhirnya Segera Dibangun
Kades di Sukabumi Jadi Tersangka Dugaan Penipuan Proyek Desa, Korban Rugi Puluhan Juta Rupiah
DPPKB Sukabumi Dorong Desa Buana Jaya Jadi Desa Model Berbasis Keluarga Berkualitas
SPPT PBB 2026 Terbit, Kades Jayanti Imbau Warga Segera Lunasi Pajak
Rumah Warga di Parakansalak Sukabumi Ambruk, Kepala Desa Bojongasih Imbau Warga Waspada!

Berita Terkait

Minggu, 12 Juli 2026 - 19:30 WIB

Turnamen Voli Antar RT di Nagrak Bikin Heboh, Lapangan Dipenuhi Suporter Warga

Kamis, 9 Juli 2026 - 20:15 WIB

Kantor Desa Balekambang Nyaris Hangus Terbakar, Perangkat Desa Sigap Padamkan

Sabtu, 4 Juli 2026 - 14:56 WIB

BRIN dan Nusa Putra University Siapkan Riset Produksi Garam Sehat Berbasis Solar Still di Sukabumi 

Sabtu, 6 Juni 2026 - 17:39 WIB

Akses Vital Warga Terputus 5 Bulan, Jembatan Leles Akhirnya Segera Dibangun

Sabtu, 30 Mei 2026 - 17:30 WIB

Kades di Sukabumi Jadi Tersangka Dugaan Penipuan Proyek Desa, Korban Rugi Puluhan Juta Rupiah

Berita Terbaru