JURNALSUKBUMI.COM – Wilayah Kecamatan Kabandungan, Kabupaten Sukabumi, diguncang gempa berkekuatan sekitar 4,6 magnitudo. Kodim 0622 Sukabumi segera melaksanakan monitoring untuk mengevaluasi dampak gempa tersebut.
Dandim 0622/Kabupaten Sukabumi Letkol Infanteri Anjar Ari Wibowo mengatakan, terdapat 76 bangunan yang mengalami kerusakan, termasuk sekolah dasar di Desa Cipeteuy. Dari 76 bangunan tersebut, sebagian mengalami kerusakan ringan, sedangkan beberapa lainnya mengalami kerusakan sedang.
“Ada 5 desa yang terdampak kurang lebih 76 bangunan yang mengalami rusak baik rusak ringan maupun rusak sedang, dan diantaranya 1 sekolah dasar yang ada di desa Cipeteuy yang saat ini kita berada,” kata Letkol Infanteri Anjar Ari Wibowo, Kamis (14/12/2023).
Letkol Infanteri Anjar Ari Wibowo, memastikan bahwa tidak ada korban jiwa. Hanya ada laporan tentang dua anak sekolah yang hampir menjadi korban saat gempa terjadi, tetapi keduanya selamat dan hanya mengalami trauma.
“Kita pun sudah mengecek langsung dilapangan bahwa kedua anak tersebut alhamdulillah dengan kondisi baik dan hanya mengalami trauma saja, alhamdulillah secara umum kondisinya baik,” terangnya.
Dandim menghimbau masyarakat untuk tetap tenang namun tetap waspada terhadap potensi gempa susulan. Dia juga menekankan agar masyarakat tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang tidak dapat dipertanggungjawabkan.
“Tetap selalu waspada dengan adanya beberapa gempa susulan yang mungkin akan terjadi ke depan dimana kita mengetahui bahwa dalam kurun waktu kebelakang ini memang ada peningkatan aktivitas gempa bumi di gunung Salak,” ungkapnya.
Untuk itu dia mengimbau kepada masyarakat jangan mudah terprovokasi dari informasi yang tidak bisa dipertanggungjawabkan. Jadi nanti dilihat list dari pemerintah maupun Instansi berkompeten yaitu BMKG ataupun BPBD.
Reporter: Ifan | Redaktur: Usep Mulyana












