JURNALSUKABUMI.COM – Unit Organisasi bersifat khusus (UOBK) RSUD R. Syamsudin S.H atau dikenal RSUD Bunut mengajak warga pahami gejala virus Nipah.
Virus Nipah termasuk dalam kelompok Paramyxovirus yang merupakan virus RNA. Kelompok virus ini juga dapat menyebabkan penyakit lain, seperti pneumonia, gondongan, dan campak. Namun, virus Nipah memiliki karakteristik khusus yang membuatnya menjadi ancaman serius.
Penularan virus Nipah dapat terjadi ketika manusia bersentuhan langsung dengan cairan tubuh hewan yang terinfeksi, seperti air liur, darah, dan urine.
Selain itu, beberapa penelitian juga menunjukkan bahwa seseorang bisa terinfeksi Virus Nipah melalui konsumsi daging hewan yang terinfeksi, terutama jika daging tersebut dimasak kurang matang.
Setelah terinfeksi, virus Nipah memiliki masa inkubasi sekitar 4-14 hari sebelum gejala muncul, yang dapat bervariasi dari ringan hingga mengancam jiwa.
Gejala tersebut diantaranya demam,sakit kepala, nyeri otot, sesak nafas, sakit tenggorokan, batuk, dan peradangan otak (ensefalitis).
Kondisi ensefalitis yang disebabkan oleh virus Nipah dapat mengakibatkan gejala serius seperti mudah mengantuk, sulit berkonsentrasi, dan disorientasi. Pada kasus yang parah, infeksi virus Nipah dapat menyebabkan kematian.
Sebab itu jangan abaikan gejala virus Nipah. Angka fatalitas yang tinggi dikarenakan gejala yang tidak khas di awal sakit. Segera konsultasikan dengan tenaga medis jika mengalami gejalanya.
Reporter: Fira AFS | Redaktur: Usep Mulyana












