JURNALSUKABUMI.COM-Dinas Perikanan Kabupaten Sukabumi menggandeng komunitas pemancing untuk menjaga populasi ikan lokal melalui program pelepasliaran ikan di Central Cimandiri tepatnya di Sungai Cimandiri Central (Leuwi Kujang), Desa Wagunreja, Kecamatan Nyalindung, Kabupaten Sukabumi.
Adapun jenis ikan yang dilepasliarkan adalah ikan nilem dengan jumlag sekitar 3 ribu ekor. Dipilihnya nilem karena ikan ini hidup liar di perairan umum terutama di sungai-sungai yang berarus sedang dan berair jernih.
Selain itu, nilem merupakan salah satu jenis ikan air tawar yang memiliki nilai ekonomi yang cukup tinggi serta dagingnya disukai oleh masyarakat dan yang paling utama memiliki gizi yang tinggi.
Kepala Diskan Kabupaten Sukabumi Nunung Nurhayati mengatakan kegiatan pelestarian ini untuk mengkampanyekan bahaya dari kegiatan penangkapan ikan secara destruktif seperti penggunaan setrum dan racun.
“Kami bersama komunitas Belwich (Berod Leuwi Community) merupakan komunitas yang berada di lingkungan wangunreja dengan jumlah pemancing aktif sebanyak 20 orang melepasliarkan nilem sebagai upaya menjaga populasi ikan lokal serta edukasi kepada masyarakat tentang larangan penangkapan ikan secara destruktif yang bisa merusak habitat ikan dan membahayakan manusia,” katanya.
Diskan pun mengajak masyarakat sekitar agar ikut serta dan bersinergi dalam upaya pelestarian ikan dan lingkungan bersih-bersih sungai, penanaman pohon di lingkungan sungai atau situ.
Kemudian tidak membuang sampah sembarangan apalagi ke sungai, tidak menggunakan alat tangkap yang berbahaya bagi biota perairan seperti penggunaan setrum dan racun, serta bersama sama mengawasi pembuangan limbah langsung yang berbahaya ke sungai.
Selain menjaga populasi dan memberikan nilai tambah ekobomi bagi masyarakat perilisan ikan ini diharapkan untuk memenuhi kebutuhan gizi masyarakat sebagai bentuk komitmen diskan dalam menurunkan angka stunting.












