Tekan Resiko Stunting, DPPKB Sebar Informasi Penting bagi Calon Pasutri di Sukabumi

Minggu, 18 Juni 2023 - 09:27 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Kepala DPPKB Kabupaten Sukabumi, Agus Sanusi menyebut terus berupaya untuk meminimalisir terjadinya risiko penyakit stunting atau gagal tumbuh pada anak.

Hal tersebut sebagai tindak lanjut dari instruksi Kepala Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN), Hasto Wardoyo.

“BKKBN dan DPPKB memiliki peranan penting dalam percepatan penurunan stunting. Utamanya menyebar informasi bagi para calon pasangan suami istri (pasutri) dari mulai persiapan perkawinan hingga imbauan ikut program KB,” kata Agus Sanusi, Minggu (18/06/2023).

Lalu, kata dia, usia pernikahan yang ideal menjadi salah satu syarat dalam menekan angka stunting. Dan usia calon pasutri itu berada di usia minimal 20 tahun untuk kaum perempuan dan usia 25 tahun untuk kaum laki-laki.

“Namun, apabila ada warga Kabupaten Sukabumi yang tetap bersikukuh ingin menikah, tetapi usianya dibawah ideal. Maka, disarankan mereka untuk ikut ber KB,” terangnya.

Masih kata Agus, nantinya masyarakat yang akan menikah harus memeriksakan kesehatan terlebih dulu. Setelah itu, data akan dimasukkan di aplikasi.

“Setelah itu, aplikasi akan mengeluarkan tanda sebagai sertifikat yang bisa digunakan untuk syarat nikah. Sertifikat tersebut didapatkan bukan dari pelatihan. Namun, sertifikat diperoleh dari hasil pemeriksaan kesehatan,” jelasnya.

Untuk mengimplementasikan instruksi dari BKKBN soal imbauan pernikahan itu, sudah di lsampaikan kepada petugas di lapangan. Baik melalui grup WhatsApp, maupun waktu zoom meeting.

“Kami pastikan informasi ini sudah menyebar, baik itu KUA, pendidikan, kesehatan, semua sudah tahu ini. Namanya program pusat, sudah siap untuk beraksi saat ini. Insya Allah untuk stunting, saya punya keyakinan akan turun di Kabupaten Sukabumi ini,” tutup Agus.

Redaktur: Ujang Herlan

 

Berita Terkait

BPBD Sukabumi Siapkan Mahasiswa IPB Jadi Perpanjangan Tangan Edukasi Kebencanaan di Sekolah
RSUD Sekarwangi Kini Punya Cath Lab, Pasien Serangan Jantung Tak Lagi Harus Dirujuk ke Luar Sukabumi
Grundfos Foundation Bersama Wafaa Indonesia Resmikan Fasilitas Air Bersih dan Air Minum di Sukabumi
Enam PNS Pemkab Sukabumi Kena Sanksi Berat, Lima Dipecat dan Satu Demosi
Rakor Evaluasi MTA, Ade Suryaman: Pembinaan Mental dan Spiritual ASN Harus Menjadi Prioritas
Dinas Perikanan Ungkap Rumpon Jadi Persoalan Baru Nelayan Sukabumi, Perizinan Dinilai Terlalu Rumit
Dua Institusi Bersinergi, Kapolres Sukabumi Kota Sambangi Makodim 0607
Siapa Sangka! Bangunan yang Tampak Kumuh Ini Ternyata Dapur MBG, Warga Mengaku Terkejut

Berita Terkait

Kamis, 16 Juli 2026 - 18:42 WIB

BPBD Sukabumi Siapkan Mahasiswa IPB Jadi Perpanjangan Tangan Edukasi Kebencanaan di Sekolah

Kamis, 16 Juli 2026 - 14:15 WIB

RSUD Sekarwangi Kini Punya Cath Lab, Pasien Serangan Jantung Tak Lagi Harus Dirujuk ke Luar Sukabumi

Rabu, 15 Juli 2026 - 20:52 WIB

Grundfos Foundation Bersama Wafaa Indonesia Resmikan Fasilitas Air Bersih dan Air Minum di Sukabumi

Rabu, 15 Juli 2026 - 19:38 WIB

Enam PNS Pemkab Sukabumi Kena Sanksi Berat, Lima Dipecat dan Satu Demosi

Rabu, 15 Juli 2026 - 17:05 WIB

Rakor Evaluasi MTA, Ade Suryaman: Pembinaan Mental dan Spiritual ASN Harus Menjadi Prioritas

Berita Terbaru