JURNALSUKABUMI.COM – Dinas Pertanian (Distan) Kabupaten Sukabumi melalui Unit Pelaksanaan Teknis Dinas (UPTD) Pertanian Wilayah Jampangkulon memaparkan data Harga Pembelian Pemerintah (HPP) terhadap Gabah Kering Panen (GKP) dan Gabah Kering Giling (GKG).
Kepala UPTD Pertanian Jampangkulon Yaya Kuswaya menyampaikan kepada jurnalsukabumi.com, di wilayah kerjanya kini para petani sedang melaksanakan musim panen padi kedua.
“Panen tanam padi kedua di beberapa kecamatan sudah mulai sekitar dua minggu lalu. Saat ini petani masih melakukan panen di Kecamatan Jampangkulon, Surade, Ciracap, Ciemas, Waluran, Tegalbuleud, Cibitung, Cimanggu, dan Kalibunder,” kata Yaya, Rabu (17/5/2023)
Sesuai pantauan di lapangan, panen kedua kali ini ada peningkatan produksi 2 persen dibandingkan panen pertama. Termasuk kenaikan harga sekitar Rp 1.000 per kilogram, di mana HPP GKP panen pertama Rp 4.200 menjadi Rp5.000 dan GKG dari Rp 5.200 menjadi Rp6.000.
Dia juga mengatakan ada beberapa kecamatan yang mengalami peningkatan produksi, namun ada pula yang mengalami penurunan lantaran beberapa lahan tidak ditanami padi karena faktor cuaca.
“Di wilayah kerja kita ada yang mengalami penurunan dan ada juga yang mengalami peningkatan, namun secara keseluruhan produksi panen kedua meningkat dua persen,” jelasnya.
Terakhir dia juga menyarankan kepada para petani, untuk melakukan penanaman kacang kedelai setelah musim panen padi kedua selesai.
“Harga di petani cukup bagus. Setelah panen kedua, kami memberdayakan petani dengan melanjutkan program tanam kedelai,” sambungnya.
Reporter: Yandi Candra | Redaktur: Usep Mulyana












