Tenaga Kesehatan Bantu Proses Lahiran di Pos Terpadu Exit Tol Parungkuda, Penyebabnya?

Senin, 24 April 2023 - 14:58 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Seorang perempuan hamil tua bernama Yani Nuryani warga Desa Munjul, Kecamatan Parungkuda, Kabupaten Sukabumi, terpaksa melahirkan di jalan karena terjebak macet, Senin (24/04/2023).

Persitiwa tersebut diketahui di Jalan Raya Sukabumi-Bogor tepatbya di Exit Tol Parungkuda. Untuk menyelamatkan ibu dan calon bayinya, kemudian perempuan tersebut dievakuasi ke Pos Pam Terpadu Lebaran 2023, Senin (24/04/2023).

Di perjalanan dari Puskesmas Parungkuda, Yani akan dirujuk ke RSUD Sekarwangi. Akan tetapi waktu lahiran begitu cepat, hingga akhirnya melahirkan ditengah perjalanan.

Yani mendapatkan penanganan proses kelahiran dan medis oleh Bidan Puskesmas Parungkuda di Pos Terpadu Mudik Lebaran Polres Sukabumi. Bayi perempuan yang dilahirkan Yani pun akhirnya lahir dengan selamat, kendati dalam situasi darurat.

Suami Yani, Ikin (45), dirinya pun bersyukur anaknya bisa lahir dan istrinya pun kondisi melahirkan dengan selamat. “Ini baru pertama kalinya melahirkan anak ketiganya di jalan,” ucapnya.

Ikin pun mengaku saat diperjalanan sempat panik akibat padatnya lalulintas.

“Awalnya dari rumah ke Puskesmas. Terus dirujuk ke Sekarwangi, akibat padatnya lalu lintas akhirnya melahirkan di jalan,” ungkapnya.

Sementara itu, Kader Posyandu Desa Munjul, mengatakan, anak ketiga Yani lahir di tengah perjalanan menuju RSUD Sekarwangi. Namun, terjadi kemacetan, hingga akhirnya melahirkan di perjalanan.

“Jadi ibunya itu kondisinya darah tinggi akan dirujuk ke Sekarwangi. Diperjalanan macet, akhirnya keburu lahir,” ungkapnya.

Bayi perempuan yang lahir diperjalanan tersebut, mendapatkan perawatan dari Puskesmas dan harus rujuk ke RSUD Sekarwangi untuk mendapatkan penganan medis pasca melahirkan dan penyakit darah tingginya.

Reporter: Ifan | Redaktur: Usep Mulyana

Berita Terkait

17 Tahun Irigasi Mati, Dinas PU Dinilai Gagal Menyelamatkan Pertanian di Cikadu Sukabumi 
Tebak Skor Piala Dunia 2026 Bersama Hergun, 48 Pemenang Terima Hadiah
Memasuki Musim Kemarau, Petani Sukabumi Harapkan Bantuan Pompa Air untuk Menyelamatkan Panen
17 Tahun Irigasi Terbengkalai, Sawah Hilang, Warga Cikadu Gali Sumur di Bekas Saluran Air Demi Bertahan Hidup
Resmi Dilantik, Kang Sule Kembali Pimpin SMSI Sukabumi Raya 2025–2028
Parah! Antrean Truk di SPBU Cibadak Kuasai Bahu Jalan, Pengendara Premium Terjebak
Dihantam Botol dan Batu Gegara Uang, Misteri Kerangka di Hutan Jati Sagaranten Akhirnya Terpecahkan
Ratusan Buruh ‘Kepung’ Kantor BPJS Ketenagakerjaan Sukabumi Keluhkan Pencaloan Pencairan

Berita Terkait

Senin, 20 Juli 2026 - 21:23 WIB

17 Tahun Irigasi Mati, Dinas PU Dinilai Gagal Menyelamatkan Pertanian di Cikadu Sukabumi 

Senin, 20 Juli 2026 - 18:39 WIB

Tebak Skor Piala Dunia 2026 Bersama Hergun, 48 Pemenang Terima Hadiah

Senin, 20 Juli 2026 - 15:54 WIB

Memasuki Musim Kemarau, Petani Sukabumi Harapkan Bantuan Pompa Air untuk Menyelamatkan Panen

Minggu, 19 Juli 2026 - 16:08 WIB

17 Tahun Irigasi Terbengkalai, Sawah Hilang, Warga Cikadu Gali Sumur di Bekas Saluran Air Demi Bertahan Hidup

Sabtu, 18 Juli 2026 - 12:46 WIB

Resmi Dilantik, Kang Sule Kembali Pimpin SMSI Sukabumi Raya 2025–2028

Berita Terbaru