Dua Mobil Derek Diterjunkan dalam Proses Evakuasi Truk Terguling di Cikidang

Rabu, 12 April 2023 - 23:15 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Evakuasi truk pengangkut aspal yang terjun ke jurang di Jalan Raya Cikidang tepatnya di Tanjakan Pasir Bilik, Kampung Cimapag, Desa Buniwangi, Kecamatan Palabuhanratu, sedikit terkendala.

Pantauan di lapangan, Rabu (12/4) sekira pukul 22.40 WIB, dua mobil derek besar terus berupaya menarik kendaraan bernomor polisi B 9180 UFV itu.

Dengan segala cara, namun proses penarikan truk bermuatan aspal terbilang sulit. Sebab, kondisi teruk tersebut terganjal pohon dan tebing yang terbilang curam.

Terlihat kondisi truk tersebut terguling ke sebelasan kiri. Proses penarikan dilakukan di sebelah kanan. Sehingga kepalanya terganjal oleh tanah.

Kini Tim Derek Polres Sukabumi melakukan uji coba penarikan kembali. Namun difokuskan agar kondisi truk berdiri sehingga memudahkan proses evakuasi atau penarikan.

Kanit Gakkum Satlantas Polres Sukabumi Ipda M Yanuar Fajar mengatakan, untuk mempermudah evakuasi pihaknya melakukan cara penurunan beban muatan.

“Kita lakukan mengurangi beban kendaraan, truk muatan dialihkan ke armada lain. Setelah itu proses evakuasi dimulai,” ujar Ipda M Yanuar Fajar.

Ia menyebutkan, proses evakuasi dimulai pukul 20.55 WIB. Namun akibat cuaca, proses tersebut sempat terhenti dan kini kembali dilakuka proses penarikan.

“Evakuasi dimulai pukul 20.45 WIB. Akibat hujan proses tersebut sementara terhenti,” tandasnya.

Sebelumnya, sebuah truk pengangkut aspal mengalami laka tunggal Kabupaten Sukabumi, Selasa (11/4/2023).

Truk fuso bernomor polisi B 9180 UFV itu terguling sekitar pukul 05.30 WIB akibat tidak kuat menanjak. Kini kendaraan itu belum dapat dievakuasi lantaran memiliki beban 18 ton.

“Truk itu melaju dari arah Cikidang menuju Palabuhanratu, saat melintasi jalan tikungan ke kiri kemudian menanjak, diduga tidak kuat,” ujar Ipda M Yanuar Fajar Kanit Gakkum Satlantas Polres Sukabumi.

Reporter: Ilham Nugraha | Redaktur: Ujang Herlan

Berita Terkait

Dari Stok 20 Tahun, Cadangan Padi Adat Ciptamulya Diprediksi Tinggal 5 Tahun Usai Kebakaran
Leuit Kasepuhan Ciptamulya Tinggal Arang, Warga Berjuang Amankan Cadangan Pangan
Api Cepat Merambat di Ciptamulya, Kodim 0622 Sukabumi Bantu Kendalikan Kebakaran
Kasepuhan Ciptamulya Terbakar Hebat, Rumah Adat hingga Permukiman Ludes
Laka Maut Pasutri di Cijalingan Sukabumi, Suami Tewas Terlindas Truk dan Istri Patah Kaki
Korban Jiwa Kembali Berjatuhan, Tambang Ilegal Masih Marak di Sukabumi
Lilin saat Listrik Padam Berujung Petaka, Tiga Bocah Meninggal dalam Kebakaran di Sukabumi
Dua Kios Terbakar di Parungkuda, Satu Orang Alami Luka Bakar

Berita Terkait

Senin, 27 Juli 2026 - 10:37 WIB

Dari Stok 20 Tahun, Cadangan Padi Adat Ciptamulya Diprediksi Tinggal 5 Tahun Usai Kebakaran

Minggu, 26 Juli 2026 - 11:56 WIB

Leuit Kasepuhan Ciptamulya Tinggal Arang, Warga Berjuang Amankan Cadangan Pangan

Sabtu, 25 Juli 2026 - 19:48 WIB

Api Cepat Merambat di Ciptamulya, Kodim 0622 Sukabumi Bantu Kendalikan Kebakaran

Sabtu, 25 Juli 2026 - 16:03 WIB

Kasepuhan Ciptamulya Terbakar Hebat, Rumah Adat hingga Permukiman Ludes

Jumat, 24 Juli 2026 - 15:44 WIB

Laka Maut Pasutri di Cijalingan Sukabumi, Suami Tewas Terlindas Truk dan Istri Patah Kaki

Berita Terbaru