JURNALSUKABUMI.COM – Truk bernopol B 9882 PYV bermuatan air mineral terguling di Jalan Raya Sukabumi-Bogor tepatnya di Jembatan Cipamuruyan, Desa Pamuruyan, Kecamatan Cibadak, Kabupaten Sukabumi, sekira pukul 20.30 WIB, Senin (10/04/2023).
Kendati tidak ada korban jiwa dalam pesitiwa itu, akan tetapi jalur nasional tersebut sempat dibuat macet kurang lebih 5 kilo meter akibat peristiwa itu.
Pantauan jurnalsukabumi.com, hingga pukul 23.00 WIB Anggota Satlantas Polres Sukabumi masih berjaga dan mengatur arus lalin dengan cara buka tutup satu arah hingga truk pun berhasil dievakuasi.
Sopir Truk, Deni Suryana mengatakan, kejadiannya akibat rem mobil yang dikendarainya tiba-tiba bermasalah. Mengetahui hal itu dirinya spontan menekan klakson terus menerus agar kendaraan lain bisa menghindarinya.
“Saya dari arah Cicurug hendak ke Depo Cisaat, Namun sesampainya di lokasi kejadian tiba-tiba rem keras. Kecepatan kendaraan kurang lebih 20 kilometer perjam. Jadi pelan-pelan, mungkin kalau kencang udah terjun ke bawah,” ungkapnya.
Lanjut Deni, padahal sebelum berangkat kondisi kendaraan dalam kondisi normal dan hanya mengangkut beban 960 galon air saja.
“Dari sana sudah lancar, udah saya cek kendaraan. Namun kalau guratan takdir, siapa yamg tau,” kata dia.
Sementara itu, warga setempat, Anggi menjelaskan, dalam peristiwa itu melibatkan hampir empat kendaraan. Beruntung, tidak ada korban jiwa, akan tetapi sopir truk mengalami luka ringan di kepala.
“Truk yang terguling ini menghindari mobil bak dan motor, kemudian mobil fuso nabrak pagar (barier) sebelah kiri jalan dari Arah Bogor menuju Sukabumi. Lalu, mobil terios dari arah yang sama menabrak mobil bak yang semula dihindari truk. Jadi mobil bak malang sama mobil fuso,” sambungnya.
Reporter: Ifan | Redaktur: Ujang Herlan












