Dinkes Kab Sukabumi Minta Puskesmas Awasi Makanan Siap Saji

Jumat, 3 Februari 2023 - 20:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Kepala Bidang Pengawasan Perbekalan Kesehatan, Farmasi dan Makanan Minuman (PPKMM) Dinas Kesehatan Kabupaten Sukabumi, Solitaire E.F.Ram Mozes, meminta seluruh Puskesmas di Kabupaten Sukabumi melakukan pembinaan dan pemeriksaan terhadap para pedagang makanan siap saji di wilayah kerjanya.

“Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sukabumi telah membuat surat edaran kepada seluruh UPTD Puskesmas se Kabupaten Sukabumi meminta para Puskesmas untuk melakukan pemeriksaan terhadap para pedagang makanan siap saji,” ucap Solitaire pada media ini.

Kepala Bidang Pengawasan Perbekalan Kesehatan, Farmasi dan Makanan Minuman, Solitaire E.F.Ram Mozes
Kepala Bidang PPKMM, Solitaire E.F.Ram Mozes

Dijelaskannya hal tersebut, menindaklanjuti Surat Edaran dari Kementreian Kesehatan Nomor KL.02.02/C/90/2023 tentang Pengawasan terhadap penggunaan Nitrogen Cair pada produk makanan siap saji tertanggal 06 Januari 2023.

“Belum lama ini kami bidang PPKMM sudah berkoordinasi dan menerima kunjungan dari tim BPOM Propinsi Jawa Barat, terkait surat edaran pengawasan penggunaan nitrogen cair dalam makanan siap saji,” jelasnya.

Terbitnya surat edaran tersebut, dijelaskan Solitaire, adanya kejadian keracunan pangan akibat konsumsi makanan jajanan Chiki yang disebut moke Snack, Dragon Breath (Napas Naga) di Wilayah Provinsi Jawa Barat.

“Hal ini penting bagi seluruh Puskesmas di Wilayah Kabupaten Sukabumi perlu melakukan fungsi pemantauan, pembinaan dan pemeriksaan pedagang makanan siap saji di wilayah kerja masing-masing,” tandasnya.

Lebih lanjut dikatakannya, para Puskesmas harus melakukan koordinasi dengan pihak sekolah TK hingga SMA atau sederajat untuk pengawasan dan pembinaan penjual makanan yang menggunakan bahan nitrogen cair.

“Peran Puskesmas sangat penting memberikan edukasi kepada sekolah-sekolah, anak-anak dan masyarakat terhadap bahaya nitrogen cair pada makanan siap saji,” tegasnya.

Dipaparkan Solitaire, merujuk pada kasus yang diduga keracunan pangan akibat konsumsi makanan pembuatannya menggunakan Nitrogen cair.

“Para Puskesmas juga penting melakukan pemeriksaan seperti gerai pangan jajanan keliling, sebab tidak direkomendasikan juga menggunakan nitrogen cair pada produk pangan siap saji yang dijual oleh mereka,” pintanya.

Redaktur: Harisman

Berita Terkait

BPBD Sukabumi Siapkan Mahasiswa IPB Jadi Perpanjangan Tangan Edukasi Kebencanaan di Sekolah
RSUD Sekarwangi Kini Punya Cath Lab, Pasien Serangan Jantung Tak Lagi Harus Dirujuk ke Luar Sukabumi
Grundfos Foundation Bersama Wafaa Indonesia Resmikan Fasilitas Air Bersih dan Air Minum di Sukabumi
Enam PNS Pemkab Sukabumi Kena Sanksi Berat, Lima Dipecat dan Satu Demosi
Rakor Evaluasi MTA, Ade Suryaman: Pembinaan Mental dan Spiritual ASN Harus Menjadi Prioritas
Dinas Perikanan Ungkap Rumpon Jadi Persoalan Baru Nelayan Sukabumi, Perizinan Dinilai Terlalu Rumit
Dua Institusi Bersinergi, Kapolres Sukabumi Kota Sambangi Makodim 0607
Siapa Sangka! Bangunan yang Tampak Kumuh Ini Ternyata Dapur MBG, Warga Mengaku Terkejut

Berita Terkait

Kamis, 16 Juli 2026 - 18:42 WIB

BPBD Sukabumi Siapkan Mahasiswa IPB Jadi Perpanjangan Tangan Edukasi Kebencanaan di Sekolah

Kamis, 16 Juli 2026 - 14:15 WIB

RSUD Sekarwangi Kini Punya Cath Lab, Pasien Serangan Jantung Tak Lagi Harus Dirujuk ke Luar Sukabumi

Rabu, 15 Juli 2026 - 20:52 WIB

Grundfos Foundation Bersama Wafaa Indonesia Resmikan Fasilitas Air Bersih dan Air Minum di Sukabumi

Rabu, 15 Juli 2026 - 19:38 WIB

Enam PNS Pemkab Sukabumi Kena Sanksi Berat, Lima Dipecat dan Satu Demosi

Rabu, 15 Juli 2026 - 17:05 WIB

Rakor Evaluasi MTA, Ade Suryaman: Pembinaan Mental dan Spiritual ASN Harus Menjadi Prioritas

Berita Terbaru