Pemerintah Daerah Pastikan Alun-alun Laut Palabuhanratu Digarap Februari 2023

Selasa, 17 Januari 2023 - 12:34 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Pembangunan Alun-alun laut yang akan dibangun di kawasan bersejarah Gado Bangkong, Kelurahan Palabuhanratu, Kecamatan Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi dipastikan dimulai pada Februari 2023 nanti.

Kepastian itu disampaikan langsung Camat Palabuhanratu Ali Iskandar bersama instansi terkait saat melakukan pertemuan bersama eks penggarap yang menempati wilayah tersebut.

“Di akhir februari akan dilaksanakan pembangunan, mudah-mudahan pertengahan maret sudah dilaksanakan kegiatan fisik sehingga bersepakat di minggu kedua bulan Februari 2023 kita sudah mengosongkan,” ujar Ali Iskandar, Selasa (17/1/2023).

Ia menyebut, sebelumnya terganjal persoalan lahan itu kini dapat diselesaikan. Selain itu pemerintah provinsi Jawa Barat pun memberikan kebijakan mengenai pembongkaran, seluruhnya diserahkan ke pemerintah daerah.

“Kemarin ada sedikit sengketa di lahan milik provinsi dengan para penggarap, hari ini di akhir bulan kami mendapatkan jawaban pemerintah provinsi tidak memiliki akses di maksud dan menyerahkan ke daerah untuk melakukan penanganan. Ini sebagai tanah negara yang di garap mereka bangunannya sudah di hitung. Untuk pembebasan paling lama di pertengahan bulan Februari,” tandasnya.

Sebelumnya diberitakan,  Alun-alun laut yang rencananya akan dibangun di kawasan bersejarah Gado Bangkong, Kelurahan/Kecamatan Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi terganjal persoalan lahan. Padahal, Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil sudah mencita-citakan proyek itu sejak tahun 2019 silam.

Informasi dihimpun, alokasi anggaran senilai Rp 20 miliar sudah siap digelontorkan oleh Pemerintah Jawa Barat. Namun, faktanya hingga saat ini urusan soal lahan yang harusnya sudah diselesaikan masih dalam tahap penyelesaian.

“Ada beberapa faktor yang mengakibatkan belum terealisasinya kaitan kawasan Gado Bangkong, pertama untuk Dinas Pertanahan dan Tata Ruang (DPTR) yang mana memang lokasi tersebut ada beberapa bidang tanah yang memang belum clean and clear, belum dibebaskan masih milik pribadi,” kata Arif Rahman, Subkordinator Pemukiman Kumuh pada Dinas Perkim Kabupaten Sukabumi.

Pembebasan lahan di kawasan itu memang sangat krusial. Karena rencana pembangunan alun-alun laut itu membutuhkan lahan seluas kurang lebih 1 hektar hingga kawasan pesisir Palabuhanratu. Saat ini ada beberapa pihak yang masih bertahan dan mengaku sebagai pemilik lahan.

“Pihak DPTPR (pernah) meminta bantuan teknis bangunan untuk mengukur bangunan yang nantinya akan dibayar atau dibebaskan oleh pihak pertanahan dan tata ruang, tapi di lain itu ada aset yang menjadi permasalahan, ada aset secara nomenklatur dulunya itu milik pihak PU Provinsi Jabar namun ternyata ketika kita konfirmasi rapat bersama di PU Provinsi ternyata memang dari database PU provinsi pun tidak aset itu tidak terdaftar,” jelas Arif.

Arif menjelaskan, ada dua orang yang mengklaim sebagai pemilik lahan, mereka memiliki berkas berupa SPPT. Posisi lahan itu berada di tengah area rencana pembangunan alun-alun laut. Karena posisi strategis itulah yang kemudian pemilik lahan mempertahankan asetnya.

“Kalau menurut catatan itu lahan PU Propinsi, namun ketika ditelusuri ternyata pihak PU provinsi pun di (catatan) asetnya di DPKAD nya tidak tertera. Untuk lebih jelasnya mungkin di DPTR yang bisa menjelaskan posisi status lahan tersebut,” ungkapnya.

Reporter: Ilham Nugraha | Redaktur: Usep Mulyana

Berita Terkait

100 Becak Listrik Bantuan Prabowo Siap Mengaspal di Sukabumi, Kawasan Wisata Targetnya 
MRC No One Knows Jelajahi Sukabumi, dari Rakit Bambu hingga Pesisir Palabuhanratu
Touring Lintas Selatan Bupati Sukabumi, Enam Titik Disambangi Bawa Bakti Sosial dan Bantuan
Expo HJKS ke-156 Berakhir, Pesta Rakyat Masih Menghibur Warga Hingga 20 September
Dari Perebut Kujang hingga Bola Seuneu, Sajian Kolosal Antar Opening Sukabumi Expo 2026
Retribusi Jalan, Dermaga Terbengkalai, HNSI Soroti Pendangkalan Dermaga Palabuhanratu
Sirkuit Cibayawak Resmi Dibuka, 60 Pembalap Jabar-Banten Adu Nyali di Jampangkulon
Panen Durian Cikakak Membludak, Petani Minta HJKS ke-156 Jadi Momentum Festival

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Jumat, 2 Oktober 2026 - 14:19 WIB

100 Becak Listrik Bantuan Prabowo Siap Mengaspal di Sukabumi, Kawasan Wisata Targetnya 

Selasa, 22 September 2026 - 20:17 WIB

MRC No One Knows Jelajahi Sukabumi, dari Rakit Bambu hingga Pesisir Palabuhanratu

Sabtu, 19 September 2026 - 14:53 WIB

Touring Lintas Selatan Bupati Sukabumi, Enam Titik Disambangi Bawa Bakti Sosial dan Bantuan

Minggu, 13 September 2026 - 22:16 WIB

Expo HJKS ke-156 Berakhir, Pesta Rakyat Masih Menghibur Warga Hingga 20 September

Jumat, 11 September 2026 - 06:00 WIB

Dari Perebut Kujang hingga Bola Seuneu, Sajian Kolosal Antar Opening Sukabumi Expo 2026

Berita Terbaru

HEADLINE

Pelantikan PWI Jabar, KDM Tekankan Peran Pers Perangi Hoaks

Jumat, 2 Okt 2026 - 14:12 WIB