FKDT Cikembar Bertolak ke Lokasi Bencana di Kecamatan Gekbrong dan Cugenang

Senin, 5 Desember 2022 - 14:00 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Forum Komunikasi Diniyah Takmiliyah (FKDT), Kecamatan Cikembar, bertolak ke lokasi bencana di Kecamatan Gekbrong dan Kecamatan Cugenang, Kabupaten Cianjur. Selama di lokasi, tim dipimpin oleh Ketua FKDT Cikembar, Ijam Jamaludin.

Tim FKDT Cikembar turun langsung menyambangi lokasi di Kecamatan Cugenang yaitu Ponpes Tarbiyatussibyan yang mengalami kerusakan yang jauh lebih parah dan menelan korban jiwa yang tidak sedikit, beberapa orang diantaranya Hafidz Alquran.

“Bantuan yang kami berikan dalam bentuk uang tunai. Nantinya uang itu bisa digunakan untuk memenuhi keperluan hidup sehari-hari bagi korban dan keluarga korban yang hancur diguncang gempa,” kata Ijam, lewat aplikasi perpesanan WhatsApp, Senin (5/12/22).

Berdasarkan informasi yang diperoleh dari pihak ponpes, sebanyak 18 orang murid yang rata-rata berusia 7,8 dan 9 tahun yang masih masih duduk di bangku kelas 1,2 dan 3 MD serta 3 orang santri yang mukim di Ponpes tersebut, turut menjadi korban meninggal akibat tertimbun reruntuhan.

Ditemui di tempat yang sama, seorang pengasuh Ponpes Tarbiyatussibyan yang didampingi oleh Ketua FKDT Kecamatan Cugenang, Siti mengungkapkan, peristiwa itu terjadi saat 18 korban, tengah berada di dalam kelas dan tiga orang santri berada di bangunan lantai dua. Sementara yang selamat, secara kebetulan tengah berada di luar ruang kelas.

“Jumlah murid seluruhnya berjumlah 220 orang. Biasanya, anak-anak itu dari pukul 12.30 sampai 13.30 WIB, sudah berada di sekolah. Sebelum masuk sekolah pukul 14.00 WIB, anak itu belajar memperdalam ilmu tajwid. Tapi nasib berkata lain, bencana gempa datang menghentak secara tiba-tiba. Semoga Allah SWT, menjadikan para korban ahli surga,” ungkapnya.

Selain di Kecamatan Cugenang, FKDT Cikembar juga menyalurkan  kepada para korban yang terkena bencana di Ponpes Ibnu Ijjudin di bawah pimpinan KH Kin Kin. Selama di lokasi bencana tim dipandu oleh Pengawas PAI, Hj. Yani. Lokasi kedua di MD Saninap  yang sama-sama mengalami kerusakan tapi tidak sampai jatuh korban jiwa.

Di lokasi Ponpes Ibnu Ijjudin, sebanyak empat orang anak dan satu orang santri kata dia, meregang nyawa karena tertimbun reruntuhan bangunan. Selain korban meninggal, puluhan lainnya mengalami luka-luka dan masih dalam perawatan pihak rumah sakit.

Redaktur: Usep Mulyana

Berita Terkait

Dua Truk ‘Adu Banteng’ di Parungkuda, Sopir Diduga Mengantuk
Pria Tenggelam di Sungai Cicatih Ditemukan Tewas
Cut and Fill di Cikembar Dikeluhkan, Warga Soroti Debu dan Kebisingan 
Ngeyel! Pengerukan Tanah Merah di Nagrak Masih Beroperasi
Mayat Tanpa Identitas Ditemukan Membusuk di Kebun Jati Sukabumi
Dua Remaja Terseret Ombak Pantai Cibuaya Ditemukan Tewas
Buaya 70 Kg Terjerat Jaring di Sungai Cibubuay, Warga Simpenan Sebut Ada Buaya Kedua
Nelayan Temukan Jasad Mengapung, Ternyata Pelajar Hilang Terseret Ombak 4 Hari Lalu

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Jumat, 16 Oktober 2026 - 13:23 WIB

Dua Truk ‘Adu Banteng’ di Parungkuda, Sopir Diduga Mengantuk

Kamis, 15 Oktober 2026 - 12:24 WIB

Pria Tenggelam di Sungai Cicatih Ditemukan Tewas

Rabu, 14 Oktober 2026 - 16:52 WIB

Cut and Fill di Cikembar Dikeluhkan, Warga Soroti Debu dan Kebisingan 

Selasa, 13 Oktober 2026 - 16:37 WIB

Ngeyel! Pengerukan Tanah Merah di Nagrak Masih Beroperasi

Selasa, 13 Oktober 2026 - 16:00 WIB

Mayat Tanpa Identitas Ditemukan Membusuk di Kebun Jati Sukabumi

Berita Terbaru

Religi

BAZNAS Kabupaten Sukabumi Bawa Pulang Penghargaan Nasional

Jumat, 16 Okt 2026 - 12:22 WIB