Pandaftar Calon Anggota Panwascam di Kota Sukabumi Capai 1.064 Orang

Selasa, 27 September 2022 - 15:03 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kota Sukabumi melakukan penyuluhan atau sosialisasi Peraturan Pengawasan Pemilihan Umum (Pemilu) Tahun 2024, di Ballroom Hotel Fresh, Senin (26/9/2022).

Di sela kegiatan tersebut, Koordinator Divisi Hukum, Penindakan Pelanggaran, dan Penyelesaian Sengketa Bawaslu Kota Sukabumi, Yasti Yustia Asih, menyebut minat masyarakat dalam mendaftar sebagai Panitia Pengawas Pemilihan Kecamatan (Panwascam) cukup tinggi.

“Jadi di dalam pendaftaran Panwascam itu ada persyaratannya usia minimal 25 tahun.  Animo masyarakat sangat tinggi terbukti di Kota Sukabumi ada 1.064 pendaftar. Artinya masyarakat hari ingin ikut mengawasi, ingin aktif ikut mengawasi tahapan berlangsungnya pesta demokrasi di negeri,” kata Yasti.

Yasti mengatakan, pendaftar sudah dimulai sejak 21-27 September 2022. Yang dilanjutkan dengan tes tertulis pada 14-26 Oktober 2022, sampai pada proses dan tanggapan dari masyarakat pada 18 Oktober mendatang.

“Tetapi nanti ada penelitian kelengkapan berkas dulu kemudian masa perpanjangan pendaftaran calon, penerimaan berkas administratif, baru pengumuman hasil penelitian berkas dulu. Untuk Panwascam ini yang dicari intinya adalah yang berintegritas dan berkapasitas,” ujarnya.

Lanjut Yanti menyampaikan, adapun tujuan dari dilaksanakan kegiatan sosialisasi peraturan pengawasan Pemilu untuk 2024 tersebut merupakan bagian upaya Bawaslu dalam memberikan informasi terkait mekanisme pelaksanaan Pemilu.

“Kegiatan ini dimaksudkan agar seluruh elemen yang ada di Sukabumi baik itu dari bagian hukum Pemda, Partai Politik, calon peserta Pemilu 2024. Agar bisa memberikan informasi kpd masyarakat terkait dengan peraturan penyelenggaraan Pemilu,” kata dia.

Kegiatan tersebut juga diikuti oleh organisasi kemahasiswaan, menurutnya, itu bertujuan agar mahasiswa dapat menjadi influencer atau memberi pengaruh dalam menarik minat masyarakat untuk berperan aktif ikut mengawasi jalannya Pemilu.

“Karena masyarakat itu harus mengawasi, sesuai dengan tagnya Bawaslu bersama rakyat awasi Pemilu. Berarti kan yang mengawasi ini seluruh rakyat, bukan cuma Bawaslu,” tandasnya.

Reporter: Fira Alfi Syahrin | Redaktur: Mulvi Mohammad Noor

Berita Terkait

Ratusan Massa Aksi PMII Kota Sukabumi Geruduk Balai Kota, Sampaikan 11 Tuntutan
Dampak Pembangunan Jalan Gudang di Kota Sukabumi, Sejumlah Toko Sepi dan Omzet Turun
LSM Gapura Desak Kejari Periksa Proyek Air Minum ‘Bobrok’ di Caringin
Banjir Luapan Sungai Rendam 20 Rumah di Cibadak
Longsor di Sukalarang Sukabumi, Satu Warga Meninggal Dunia
Bupati Sukabumi dan Penasihat Presiden Resmikan Huntap untuk Korban Bencana
Polusi Debu Proyek Tol Bocimi Seksi 3 Menghantui Warga Karangtengah Sukabumi
Gus Uha Jawab Isu Mangkrak Proyek Gedung MUI Cikembar Rp 3 Miliar, Hingga Soal Segel Kontraktor Paving Blok

Berita Terkait

Kamis, 23 April 2026 - 16:24 WIB

Ratusan Massa Aksi PMII Kota Sukabumi Geruduk Balai Kota, Sampaikan 11 Tuntutan

Rabu, 22 April 2026 - 11:06 WIB

Dampak Pembangunan Jalan Gudang di Kota Sukabumi, Sejumlah Toko Sepi dan Omzet Turun

Minggu, 19 April 2026 - 13:05 WIB

LSM Gapura Desak Kejari Periksa Proyek Air Minum ‘Bobrok’ di Caringin

Sabtu, 18 April 2026 - 20:57 WIB

Banjir Luapan Sungai Rendam 20 Rumah di Cibadak

Kamis, 16 April 2026 - 20:39 WIB

Longsor di Sukalarang Sukabumi, Satu Warga Meninggal Dunia

Berita Terbaru

PERISTIWA

Di Balik Ramainya Konser, PAD Stadion Surya Kencana Masih Rendah

Minggu, 26 Apr 2026 - 12:10 WIB

gamespools

aceplay99

dewaslot88

slot anti rungkat

ace99play

slot777