Nenek Pengemudi Xpander Maut Ditetapkan jadi Tersangka

Selasa, 27 September 2022 - 18:03 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Penanganan kasus kecelakaan Xpander maut yang menewaskan tiga orang di Sukaraja terus berlanjut. Polres Sukabumi Kota akhirnya menetapkan EH, nenek berusia 71 tahun yang mengemudikan ok Xpander sebagai tersangka.

“Sejak dinaikan proses penyidikan oleh Unit Gakkum Sat Lantas Polres Sukabumi Kota, saat itu juga secara otomatis yang bersangkutan atau saudari EH ini naik menjadi terduga tersangka,” kata Kanit Gakkum Sat Lantas Polres Sukabumi Kota, Ipda Jajat Munajat saat ditemui di kantornya, Selasa (27/9/2022).

Jajat mengatakan, Surat Pemberitahuan Dimulainya Penyidikan (SPDP) telah diserahkan ke Pengadilan Negeri Kabupaten Sukabumi di Cibadak.

“Tadi pagi saya koordinasi, namun dari pihak pengadilan belum menunjuk jaksa yang akan menanganinya. Hanya kewajiban kami sudah menyampaikan SPDP ke pihak Pengadilan Negeri Kabupaten Sukabumi,” jelas dia.

Lanjut dia, pihaknya masih melakukan koordinasi bersama Agen Tunggal Pemilik Merek (ATPM) Mitsubishi dari Jakarta terkait pemeriksaan fungsional mesin yang menyebut secara keseluruhan dari fisik mesin bekerja masih cukup baik. Adapun kelengkapan hasil menyeluruh, tutur Jajat, proses tersebut akan memerlukan waktu hingga dua bulan kedepan.

“Namun ada yang namanya airbag ECU, ini yang memerlukan waktu kurang lebih sekitar 2 bulan dan itu harus dikirim ke produsen langsung yang membuat di Jepang. Dan hasilnya itu bisa sampai mencapai 2 bulan,” terang dia.

Jajat menerangkan, alat tersebut merupakan alat yang merekam dari peristiwa terakhir yang terjadi pada kendaraan tersebut. Salah satunya tentang saat menginjak rem, atau kedalaman pedal saat diinjak rem tersebut.

“Kemudian kecepatan 5 detik terakhir, putaran mesin 5 detik terakhir diantaranya hal-hal yang paling penting adalah itu. Jadi mungkin salah satu pembuktian kita terbentur dengan jumlah waktu yang diperlukan untuk mendapatkan informasi berkenaan dengan hal tersebut,” papar dia.

Adapun kondisi pengemudi, Jajat berujar, masih dalam perawatan di rumah sakit. Namun secara fisik sudah berangsur membaik, hanya tinggal psikisnya yang masih belum stabil.

“Kadang sempat drop kadang kembali lagi normal. Nah hal tersebut disampaikan langsung oleh pihak dokter dari rumah sakit tersebut,” ucapnya.

Kendati terdapat proses penyidikan yang memerlukan waktu cukup panjang, Jajat memastikan pihaknya akan terus menangani kasus kecelakaan tersebut dengan semestinya sesuai dengan prosedur.

“Namun demikian tetap kita laksanakan, kita upayakan karena kita ingin mendapatkan hasil yang segamblang-gamblangnya dan sejelas-jelasnya. Sehingga kita dapat menyelenggarakan penyidikan ini dengan sebaik-baiknya,” tandasnya.

Reporter: Fira Alfi Syahrin | Redaktur: Mulvi Mohammad Noor

Berita Terkait

17 Tahun Irigasi Mati, Dinas PU Dinilai Gagal Menyelamatkan Pertanian di Cikadu Sukabumi 
Tebak Skor Piala Dunia 2026 Bersama Hergun, 48 Pemenang Terima Hadiah
Memasuki Musim Kemarau, Petani Sukabumi Harapkan Bantuan Pompa Air untuk Menyelamatkan Panen
17 Tahun Irigasi Terbengkalai, Sawah Hilang, Warga Cikadu Gali Sumur di Bekas Saluran Air Demi Bertahan Hidup
Resmi Dilantik, Kang Sule Kembali Pimpin SMSI Sukabumi Raya 2025–2028
Parah! Antrean Truk di SPBU Cibadak Kuasai Bahu Jalan, Pengendara Premium Terjebak
Dihantam Botol dan Batu Gegara Uang, Misteri Kerangka di Hutan Jati Sagaranten Akhirnya Terpecahkan
Ratusan Buruh ‘Kepung’ Kantor BPJS Ketenagakerjaan Sukabumi Keluhkan Pencaloan Pencairan

Berita Terkait

Senin, 20 Juli 2026 - 21:23 WIB

17 Tahun Irigasi Mati, Dinas PU Dinilai Gagal Menyelamatkan Pertanian di Cikadu Sukabumi 

Senin, 20 Juli 2026 - 18:39 WIB

Tebak Skor Piala Dunia 2026 Bersama Hergun, 48 Pemenang Terima Hadiah

Senin, 20 Juli 2026 - 15:54 WIB

Memasuki Musim Kemarau, Petani Sukabumi Harapkan Bantuan Pompa Air untuk Menyelamatkan Panen

Minggu, 19 Juli 2026 - 16:08 WIB

17 Tahun Irigasi Terbengkalai, Sawah Hilang, Warga Cikadu Gali Sumur di Bekas Saluran Air Demi Bertahan Hidup

Sabtu, 18 Juli 2026 - 12:46 WIB

Resmi Dilantik, Kang Sule Kembali Pimpin SMSI Sukabumi Raya 2025–2028

Berita Terbaru