JURNALSUKABUMI.COM – Duka menyelimuti gelaran upacara Hari Ulang Tahun (HUT) ke-61 Pramuka yang diselenggarakan di Lapangan SDN Model, Desa Cimanggu, Kecamatan Cikembar, Rabu (7/9/22). Salah seorang pembina pramuka meninggal dunia saat upacara berlangsung.
Pembina Pramuka dari Kwaran Cikidang, Wawan Warsito, meninggal dunia saat sedang mengikuti rangkaian upacara. Tubuhnya tiba,-tiba roboh, jatuh ke tanah dan langsung dievakuasi ke RSUD Sekarwangi.
“Saya sudah video call ke keluarganya. Almarhum sedang dibawa ke rumah duka dari rumah sakit,” kata Mohammad Solihin, Kadisdik sekaligus Ketua Kwarcab Gerakan Pramuka Kabupaten Sukabumi, Rabu (7/9/2022).
Solihin belum mengetahui penyebab pasti meninggalnya Wawan. Pada pagi harinya, Ia masih terlihat sehat dan mengikuti upacara seperti biasa.
“Belum tahu juga apakah meninggal di lokasi atau di rumah sakit,” tutur Solihin.
Di tempat yang sama, Bupati Sukabumi, Marwan Hamami mengatakan, gerakan Pramuka Kabupaten Sukabumi saat ini, kehilangan salah satu pembina terbaik.
“Kalau melihat sakit, tadi malam juga keliatannya tidak ada yang dilihat sakit. Namun karena Allah SWT memanggil yang dimana kita tidak bisa tahu,” kata Marwan.
Pada beberapa tahun yang lalu, sambung Marwan, tepatnya pada dua tahun kegiatan kebelakang, ia mengaku juga kehilangan setiap kegiatan pramuka.
“Iya, ada Pak Antoni dan Pak Ade di setiap kegiatan pasti ada yang meninggal dunia. Mungkin ini merupakan satu bentuk, mereka itu sakit, tapi tidak diarasa kelihatannya,” ujarnya.
Pihaknya menilai, hal tersebut merupakan semangat yang ada pada para pembina anggota pramuka Kabupaten Sukabumi. Terlebih lagi, apabila sakit, mereka memakai baju pramuka, sugestinya mereka langsung sembuh .
“Ini karena merasa keterpanggilan mereka. sehingga mudah-mudhan iya, terutama Pak Wawan ini menjadi amal diakhir nanti dan semoga Allah memberikan yang terbaik buat Pak Wawan,” bebernya
Reporter: Ruslan AG | Redaktur: Mulvi Mohammad Noor












