PT SCG Inisiasi Teknologi RDF Ubah Sampah Jadi Energi, Bupati Ajak Kota Sukabumi Turut Kontribusi

Selasa, 7 Juni 2022 - 15:08 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – PT Semen Jawa Siam Cement Group (SCG) menggelar kegiatan inisiasi teknologi RDF (Refuse-Derived Fuel) untuk pengelolaan sampah menjadi energi baru, dan kurangi emisi karbon, di Pendopo Kabupaten Sukabumi, Selasa (7/6/2022).

Kegiatan tersebut membahas pengelolaan sampah melalui teknologi RDF yang dicanangkan SCG melalui salah satu anak perusahaannya yaitu PT Semen Jawa. Dalam pelaksanaannya, perusahaan tersebut menggandeng Pemkab Sukabumi untuk sama-sama mendukung pengurangan sampah.

Hal itu juga sejalan dengan target Pemkab Sukabumi dalam pengurangan sampah sebesar 30 persen, dan penangan sampah sebesar 70 persen pada tahun 2025 mendatang. Dalam perencanaannya, program tersebut akan dilaksanakan di Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Cimenteng.

Teknologi RDF tersebut merupakan sumber energi mutakhir yang dihasilkan dari Municipal Solid Waste (MSW) atau sebutan hasil bahan bakar yang bersumber dari limbah atau sampah. Dalam prosesnya, sampah akan dipisahkan dan dipotong terlebih dahulu, sebelum dapat digunakan sebagai bahan bakar pada pembakaran di kiln atau tanur pembakaran berukuran besar.

Sehingga sampah tersebut dapat diolah sampai tak bersisa dengan menggunakan metode Co-Processing dengan suhu 1.450° C derajat, pada kiln semen.

Bupati Sukabumi, Marwan Hamami mengatakan, ke depannya program ini tidak hanya akan berdampak bagi wilayah Kabupaten Sukabumi, namun juga di Kota Sukabumi.

“Siam Cement ini memberikan ruang untuk pengendalian sampah. Pengendalian sampah ini juga nanti dilanjutkan dengan pengolahan limbah B3 (bahan berbahaya dan beracun), saya berharap nanti pelaksanaannya juga tidak hanya kabupaten, tapi diajak juga wilayah Kota Sukabumi. Karena, akan terasa beban sampah di kota pun, kalau sudah overload,” ucap Marwan.

Sementara, Kepala Humas PT Semen Jawa, Indra menambahkan, inovasi teknologi RDF akan bermanfaat untuk menghemat penggunaan bahan bakar fosil. Teknologi ini mampu mengubah sampah menjadi bahan bakar. Sementara bagi lingkungan, RDF menjadi solusi pengelolaan sampah yang semakin meningkat di Kabupaten Sukabumi.

Reporter: Fira Alfi Syahrin | Redaktur: Mohammad Noor

Berita Terkait

Dari Padjadjaran Anyar, KNPI Palabuhanratu Ari Awaludin Ajak Pemuda Rawat Tradisi Leluhur
Bukan Sekadar Internet, Pemasang Tiang MyRepublic di Citarik Direspons Positif Warga
2.220 Penerima Manfaat Nikmati Menu Rendang MBG, SPPG Purabaya Neglasari 1 Jaga Kualitas Gizi Anak
Rendang Sapi hingga Jeruk Jadi Menu MBG, 1.649 Siswa Binaan SPPG Antasena Cimahpar-Kalibunder
Bawa Bantuan dan Pesan Kesabaran, Koperasi Bumi Kiara dan Sapu Jagat Hadir di Ciptamulya
GRIB Jaya Sukabumi Turun ke Ciptamulya, Salurkan Bantuan dan Pastikan Siap Bantu Warga Terdampak
Ari Awaludin Pimpin KNPI Palabuhanratu Salurkan Bantuan Korban Kebakaran Ciptamulya
Muscam Ganda Warnai KNPI Palabuhanratu, Masing-masing Kubu Tegaskan Legitimasi

Berita Terkait

Senin, 27 Juli 2026 - 21:29 WIB

Dari Padjadjaran Anyar, KNPI Palabuhanratu Ari Awaludin Ajak Pemuda Rawat Tradisi Leluhur

Senin, 27 Juli 2026 - 18:51 WIB

Bukan Sekadar Internet, Pemasang Tiang MyRepublic di Citarik Direspons Positif Warga

Senin, 27 Juli 2026 - 08:59 WIB

2.220 Penerima Manfaat Nikmati Menu Rendang MBG, SPPG Purabaya Neglasari 1 Jaga Kualitas Gizi Anak

Senin, 27 Juli 2026 - 08:57 WIB

Rendang Sapi hingga Jeruk Jadi Menu MBG, 1.649 Siswa Binaan SPPG Antasena Cimahpar-Kalibunder

Minggu, 26 Juli 2026 - 19:58 WIB

Bawa Bantuan dan Pesan Kesabaran, Koperasi Bumi Kiara dan Sapu Jagat Hadir di Ciptamulya

Berita Terbaru