JURNALSUKABUMI.COM – Dualisme kepengurusan DPK KNPI Palabuhanratu terus menjadi perhatian berbagai pihak. Menanggapi kondisi tersebut, Anggota DPRD Kabupaten Sukabumi H. Junajah Jajah Nurdiansyah memilih tidak banyak memberikan komentar.
Mantan Ketua KNPI itu mengaku tidak ingin masuk ke dalam polemik yang saat ini terjadi.
“No comment kalau saya itu. Karena tidak, dari saya dulu enggak ada dualisme,” ujar Junajah saat dimintai tanggapan, Selasa (28/7/2026).
Meski enggan mengomentari lebih jauh, Junajah menyampaikan harapannya agar para pemuda di Palabuhanratu tetap menjaga persatuan.
“Yang jelas, pemuda siapa pun yang penting akur, Palabuhanratu ngahiji, itu aja,” katanya.
Saat ditanya mengenai potensi persoalan yang dapat muncul akibat adanya dua kepengurusan, termasuk dalam pelaksanaan program maupun hibah pemerintah, Junajah kembali menegaskan dirinya tidak ingin memberikan penilaian.
“Kalau menurut saya, saya no comment itu karena belum, belum pernah. Karena waktu dulu saya ketua KNPI, satu. Jadi enggak ada dualisme,” ucapnya.
Ia menilai persoalan tersebut bukan lagi menjadi ranahnya untuk memberikan penjelasan.
“Kalau yang dualisme, itu bukan ranah saya. Silakan para pemuda yang bisa menilai. Terutama teman-teman pers yang bisa,” tandasnya.
Reporter: Ilham Nugraha | Redaktur: Ujang Herlan











