Warga Beserta Anak SD Wanajaya Antusias Bersihkan Jalan untuk Sambut Tim Asesor CPUGGp

Jumat, 27 Mei 2022 - 17:01 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Sejumlah warga bersama ratusan anak SD Cipatat 1 dan SD Cipatat 2, Desa Wanjaya, Kecamatan Cisolok, antusias bersihkan jalan provinsi yang nantinya dilewati Tim Asesor Ciletuh Palabuhanratu UNESCO Global Geopark (CPUGGp) ke kampung adat Sirnaresmi.

“Kegiatan ini merupakan proses penyambutan tim asesor untuk penilaian Geopark. Warga beserta anak-anak sekolah melaksanakan pembersihan jalan,” ucap Soeta Faqih warga Wanajaya, Jumat (27/5/22).

Faqih menyebutkan, selain sebagai upaya penyambutan, keterlibatan pelajar dalam kegiatan pembersihan ini merupakan sebuah penanaman rasa bangga akan status CPUGGp yang sedang direvalidasi.

“Selain sebagai bentuk dan upaya mereka dalam menyambut tim asesor, terlibatnya anak SD di kegiatan bersih-bersih ini sebagai pengenalan dan penanaman rasa bangga bahwa obyek wisata di Sukabumi sedang direvalidasi statusnya sebagai Unesco Global Geopark. Alhamdulillah anak-anak antusias,” jelasnya.

Selain di Desa Wanajaya, pembersihan jalan juga dilakukan dari mulai arah Cimaja menuju Sirnaresmi, adapun Desa yang terlibat diantaranya Desa Karangpapak, Desa Wagunsari, Desa Cikelat, Desa Wanajaya, serta Desa Cicadas.

“Sepanjang jalan dari Cimaja hingga Sirnaresmi terlibat dalam pembersihan sampah-sampah plastik dan material yang menganggu pandagan tim asesor nanti,” bebernya.

Faqih bersama warga Wanajaya berharap dengan kedatangan tim asaesor, status Unesco Global Geopark bisa di pertahankan.

“Kami berharap dengan pembersihan yang dilakukan, tim asesor bisa memberikan penilaian yang baik, dan kami berdoa agar status Unesco Global Geopark Ciletuh di Sukabumi bisa tetap di pertahankan,” tandasnya.

Reporter: Ilham Nugraha | Redaktur: Mohammad Noor

Berita Terkait

17 Tahun Irigasi Mati, Dinas PU Dinilai Gagal Menyelamatkan Pertanian di Cikadu Sukabumi 
Tebak Skor Piala Dunia 2026 Bersama Hergun, 48 Pemenang Terima Hadiah
Memasuki Musim Kemarau, Petani Sukabumi Harapkan Bantuan Pompa Air untuk Menyelamatkan Panen
17 Tahun Irigasi Terbengkalai, Sawah Hilang, Warga Cikadu Gali Sumur di Bekas Saluran Air Demi Bertahan Hidup
Resmi Dilantik, Kang Sule Kembali Pimpin SMSI Sukabumi Raya 2025–2028
Parah! Antrean Truk di SPBU Cibadak Kuasai Bahu Jalan, Pengendara Premium Terjebak
Dihantam Botol dan Batu Gegara Uang, Misteri Kerangka di Hutan Jati Sagaranten Akhirnya Terpecahkan
Ratusan Buruh ‘Kepung’ Kantor BPJS Ketenagakerjaan Sukabumi Keluhkan Pencaloan Pencairan

Berita Terkait

Senin, 20 Juli 2026 - 21:23 WIB

17 Tahun Irigasi Mati, Dinas PU Dinilai Gagal Menyelamatkan Pertanian di Cikadu Sukabumi 

Senin, 20 Juli 2026 - 18:39 WIB

Tebak Skor Piala Dunia 2026 Bersama Hergun, 48 Pemenang Terima Hadiah

Senin, 20 Juli 2026 - 15:54 WIB

Memasuki Musim Kemarau, Petani Sukabumi Harapkan Bantuan Pompa Air untuk Menyelamatkan Panen

Minggu, 19 Juli 2026 - 16:08 WIB

17 Tahun Irigasi Terbengkalai, Sawah Hilang, Warga Cikadu Gali Sumur di Bekas Saluran Air Demi Bertahan Hidup

Sabtu, 18 Juli 2026 - 12:46 WIB

Resmi Dilantik, Kang Sule Kembali Pimpin SMSI Sukabumi Raya 2025–2028

Berita Terbaru