Diduga Depresi, Pria di Ciemas Tewas Gantung Diri

Kamis, 12 Mei 2022 - 01:05 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Warga Kampung Babakan Jati, RT. O4/06 Kedusunan Cidahon, Desa Mekarsakti, Kecamatan Ciemas, Kabupaten Sukabumi, nekat mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri di atas pohon ketapang, Rabu (11/05/2022).

Saksi mata, Abe (49) mengatakan, korban bernama MS (40) temukan sekira pukul 16.00 WIB, Pada saat itu dirinya hendak mencari rumput di seputaran kebun tersebut.

“Pada saat mencari rumput terlihat seorang pria menggantung di pohon, namun pada saat dipanggil tidak memberikan jawaban,” ujar Abe (49) kapada wartawan, Rabu (11/5/22).

Kemudian saksi mendatangi korban, namun setelah itu dirinya terkejut, karena kondisi pria berkaos merah itu lehernya terlilit tali tambang.

“Karena terkejut dan takut, saya kemudian lari ke jalan dan meminta bantuan kepada warga sekitar, bahwa ada korban gantung diri” terangnya.

Sementara itu, Kapolsek Ciemas, Iptu Azhar Sunandar mengatakan, berdasarkan keterangan dari sejumlah saksi, korban ditemukan dalam kondisi tergantung di atas pohon dengan tali tambang warna hijau sepanjang lebih kurang 3 meter.

“Korban terakhir diketahui sekitar pukul 15.00 WIB keluar dari rumahnya. Sekitar pukul 16.00 WIB korban ditemukan tergantung diatas pohon Ketapang yang berlokasi tepat di pinggir sungai Cikalong,” terang Azhar.

Dugaan sementara Korban mengambil jalan pintas gantung diri, dimotivasi korban mengalami depresi gangguan kesehatan dan masalah ekonomi.

“Diperoleh informasi bahwa korban sekitar setahun lalu pernah mengalami sakit (gangguan kesehatan) setelah sembuh dari penyakitnya korban mengalami gangguan pada kesehatan, dan diduga korban mengakhiri hidupnya dimotivasi mengalami depresi gangguan kesehatan dan masalah ekonomi,” benernya.

Atas kejadian ini, pihak keluarga menolak dilakukan autopsi dan menganggap kejadian tersebut merupakan sebuah takdir.

“Setelah diturunkan dari lokasi kejadian, korban dibawa ke rumah duka untuk dilakukan pemulasaraan jenazah yg selanjutnya akan dimakamkan di TPU setempat,” tandasnya.

Reporter: Ilham Nugraha | Redaktur: Ujang Herlan

Berita Terkait

17 Tahun Irigasi Mati, Dinas PU Dinilai Gagal Menyelamatkan Pertanian di Cikadu Sukabumi 
Tebak Skor Piala Dunia 2026 Bersama Hergun, 48 Pemenang Terima Hadiah
Memasuki Musim Kemarau, Petani Sukabumi Harapkan Bantuan Pompa Air untuk Menyelamatkan Panen
17 Tahun Irigasi Terbengkalai, Sawah Hilang, Warga Cikadu Gali Sumur di Bekas Saluran Air Demi Bertahan Hidup
Resmi Dilantik, Kang Sule Kembali Pimpin SMSI Sukabumi Raya 2025–2028
Parah! Antrean Truk di SPBU Cibadak Kuasai Bahu Jalan, Pengendara Premium Terjebak
Dihantam Botol dan Batu Gegara Uang, Misteri Kerangka di Hutan Jati Sagaranten Akhirnya Terpecahkan
Ratusan Buruh ‘Kepung’ Kantor BPJS Ketenagakerjaan Sukabumi Keluhkan Pencaloan Pencairan

Berita Terkait

Senin, 20 Juli 2026 - 21:23 WIB

17 Tahun Irigasi Mati, Dinas PU Dinilai Gagal Menyelamatkan Pertanian di Cikadu Sukabumi 

Senin, 20 Juli 2026 - 18:39 WIB

Tebak Skor Piala Dunia 2026 Bersama Hergun, 48 Pemenang Terima Hadiah

Senin, 20 Juli 2026 - 15:54 WIB

Memasuki Musim Kemarau, Petani Sukabumi Harapkan Bantuan Pompa Air untuk Menyelamatkan Panen

Minggu, 19 Juli 2026 - 16:08 WIB

17 Tahun Irigasi Terbengkalai, Sawah Hilang, Warga Cikadu Gali Sumur di Bekas Saluran Air Demi Bertahan Hidup

Sabtu, 18 Juli 2026 - 12:46 WIB

Resmi Dilantik, Kang Sule Kembali Pimpin SMSI Sukabumi Raya 2025–2028

Berita Terbaru