JURNALSUKABUMI.COM – Badan Intelijen Negara (BIN) Jawa Barat bersama Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) dan Ikatan Keluarga Wartawan (IKWI) Kabupaten Sukabumi, kompak melaksanakan kegiatan Vaksinasi Covid-19. Target ketiga organisasi lintas lembaga itu, sebagai upaya mendorong percepatan Vaksinasi Coivid -19. Pelaksanaan vaksinasi massal yang melibatkan Puskesmas Nagrak Kabupaten Sukabumi ini, dilaksanakan Senin (28/3/22).
Koordinator Layanan Mutu Puskesmas Nagrak Masriyadi mengatakan, kerjasama percepatan Vaksinasi antara BIN , PWI serta IKWI Kabupaten Sukabumi tersebut, mendorong warga Kecamatan Nagrak agar mau mengikuti vaksinasi booster.
“Percepatan program vaksinasi memerlukan dorongan semua pihak. Karena jangkauan pelayanan di wilayah Nagrak sangat luas. Hadirnya BIN, PWI Peduli dan IKWI sangat membantu membasmi isu hoaks di masyarakat,” ujar Masriyadi.
Lebih lanjut Masriyadi mengungkapkan, capaian vaksin di Kecamatan Nagrak,.sejak BIN terjun ke masyarakat, angka partisipasi menunjukkan grafik peningkatan yang signifikan. Pihaknya mencatat, pencapaian vaksinasi.di Kecamatan Nagrak dosis satu mencapai 40.700 atau 88,67 persen, dosis kedua 90,36 persen dan dosis ketiga 11 persen.
Dosis ketiga Booster lanjut dia, baru dimulai Februari. Jadi angkanya masih rendah dan perlu dukungan semua pihak. Peningkatan dosis dua itu menunjukan adanya langkah BIN yang ikut terjun langsung di lapangan.
“Setelah kita jemput bola dengan BIN ke lapangan, akhirnya warga sadar minta layanan ke Puskesmas. Sekarang kita rutin buka layanan vaksinasi di Puskesmas tiap hari,” tambahnua.
Sementara itu,.Kaposda BIN Kabupaten Sukabumi, Aam Abdulsalam mengungkapkan, pihaknya akan terus terjun kelapangan untuk percepatan Vaksinasi di wilayah tempurnya.
“Minggu ini kita targetkan 6.000 dosis vaksin semua tahapan dosis. Alhamdulillah kali ini BIN di bantu dengan PWI Peduli dan IKWI. Sehingga akselerasi pembentukan kekebalan komunal segera terwujud. PWI sebagai ujung tombak untuk menyampaikan informasi di tengah gencarnya arus informasi berbau hoax,” ujar Aam.
Senada dengan Kaposda BIN Kabupaten Sukabumi, Ketua PWI Peduli Batama, Ardiansyah yang didampingi Ketua IKWI Kabupaten Sukabumi Siti Ratna Maymunah menegaskan, akan membantu percepatan vaksinasi di wilayah Kabupaten Sukabumi. PWI Peduli bersama IKWI akan terus hadir untuk membantu pemerintah dan masyarakat dalam memecahkan persoalan di lapangan, salah satunya percepatan vaksinasi Coivid 19.
“Peperangan di ranah informasi publik, sedang terjadi. Informasi hoax terjadi di berbagai saluran informasi termasuk konten medsos. Tentu saja berpengaruh buruk pada keyakinan masyarakat. Karena itu, PWI Kabupaten Sukabumi berkewajiban memberikan literasi, menyajikan informasi yang sifatnya mengedukasi melawan penyebaran hoax di masyarakat,” tandasnya.
Redaktur: Usep Mulyana












