Peran Mahasiswa dalam Membangun Pertanian Indonesia 

Minggu, 13 Maret 2022 - 21:28 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Pertanian merupakan salah satu sektor penting dalam membangun Indonesia. Suatu negara akan rusak apabila sektor penyedia pangan (pertanian) rusak. Namun, hingga saat ini, masih banyak problematika di sektor pertanian Indonesia akibat terhimpitnya kesejahteraan petani Indonesia, alih fungsi lahan, kurangnya pemahaman teknologi dan lainnya.

Beberapa kebijakan telah dikeluarkan pemerintah, namun tak lantas membuat pembangunan pertanian di Indonesia kian meningkat. Profesi petani pun semakin ditinggalkan oleh generasi muda dikarenakan penghasilan yang dianggap kurang. Lalu, bagaimana peran mahasiswa dalam membangun pertanian Indonesia?

Mahasiswa Manajemen Agribisnis Institut Pertanian Bogor, Nada Aldisya mengatakan, mahasiswa harus jadi pelopor penggerak. Menurutnya, sektor pertanian itu bisa menguntungkan asalkan dijalankan dengan sebaik mungkin dan benar.

“Dalam pengelolaannya ada ilmu, ada rumusannya gitu, nah kadang petani itu kaya panen ga di itung gitu loh kalau lagi pemanenan biaya kaya gitu, asal tebar juga biasanya ya. Lebih ke ‘aksi’ biar di liat dan ngebuat petani semangat buat meningkatkan pertanian, dan membuat yang lain menjadi tertarik,” jelasnya.

Ia melanjutkan, pertanian Indonesia masih tertinggal jauh dari negara lain. Oleh karena itu, diperlukan adanya perkembangan teknologi pertanian dan pembekalan terhadap para petani yang diharapkan mampu memberi kontribusi lebih bagi petani dalam melakukan kegiatan operasional pertanian.

Mahasiswa Manajemen Agribisnis Institut Pertanian Bogor, Syifa Ayu menambahkan, peran mahasiswa mungkin dapat melakukan riset tentang diversifikasi lahan, efek kebijakan pemerintah terhadap pelaku usaha, dan riset-riset lainnya yang diharapkan mampu memberi dampak langsung maupun tidak langsung terhadap keberlangsungan pembangunan pertanian di Indonesia.

“Seperti, memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai hal yang dapat membantu masyarakat dalam menjalankan kegiatan pertanian seperti cara bertani di lahan sempit, cara membentuk kelompok tani, cara membuat proposal usaha dan lain sejenisnya,” paparnya.

Mahasiswa, kata dia, memang sudah seharusnya menjadi agen pergerakan bagi kemajuan pertanian Indonesia. Sebagai negara agraris, dia mengajak membangkitkan lagi sektor pertanian di Indonesia. Hal tersebut dapat dilakukan dengan cara memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai sesuatu yang dapat membantu mereka dalam melakukan kegiatan pertanian. Misal, cara bertani di lahan sempit, cara membentuk kelompok tani, cara membuat proposal usaha, dan lainnya. (*)

Penulis : Yoga Aria S – NIM. J0301201196

Berita Terkait

Lepas Atlet Ikuti Pekan Olahraga Provinsi, Bupati: Optimalkan dalam Setiap Pertandingan!
PA GMNI Sukabumi Raya Tegaskan Peran Kritis, Kebijakan Pemerintah Harus Berorientasi pada Rakyat
Dua Pekan MBG di Nagrak Mandek, Korwil BGN Belum Beri Penjelasan!
Peringati Hari Santri Nasional 2026, Hergun Tegaskan Peran Strategis Santri Kawal Pembangunan Bangsa
DLH Sukabumi Tetap Angkut Sampah, 8 Truk Rusak Berat dari Total 54 Armada
Pemilik Kandang Ayam Ngarak Sepakat Ikuti Keputusan Bersama dan Aturan
DLH Butuh 250 Truk Sampah, Masyarakat Diminta Tak Bergantung pada Pengangkutan
Dua Tahun Kepemimpinan Presiden Prabowo, Hergun: Bukti Kerja Nyata untuk Kesejahteraan Rakyat dan Kemandirian Bangsa

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 19:19 WIB

PA GMNI Sukabumi Raya Tegaskan Peran Kritis, Kebijakan Pemerintah Harus Berorientasi pada Rakyat

Jumat, 23 Oktober 2026 - 17:47 WIB

Dua Pekan MBG di Nagrak Mandek, Korwil BGN Belum Beri Penjelasan!

Kamis, 22 Oktober 2026 - 11:43 WIB

Peringati Hari Santri Nasional 2026, Hergun Tegaskan Peran Strategis Santri Kawal Pembangunan Bangsa

Rabu, 21 Oktober 2026 - 13:58 WIB

DLH Sukabumi Tetap Angkut Sampah, 8 Truk Rusak Berat dari Total 54 Armada

Rabu, 21 Oktober 2026 - 13:11 WIB

Pemilik Kandang Ayam Ngarak Sepakat Ikuti Keputusan Bersama dan Aturan

Berita Terbaru