Dialog Bersama Korban Trafficking ke Papua, Ketua P2TP2A: Psikologis Korban Mulai Membaik

Rabu, 2 Maret 2022 - 05:58 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Ketua Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A) Kabupaten Sukabumi, Yani Jatnika Marwan mendatangi korban trafficking ke Papua. Kedatangan Ketua TP PKK Kabupaten Sukabumi itu, untuk berdialog mengenai keadaan psikologis para korban.

“Keadaannya sudah bagus tidak kelihatan traumatik dan sebagainya. Kita bersyukur mereka bisa kembali lagi ke Kabupaten Sukabumi,” ungkapnya usai dialog bersama empat korban trafficking di kantor Kecamatan Palabuhanratu, Selasa (1/3/2022).

Dia menegaskan, atas kejadian itu, P2TP2A dan Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Anak (DP3A) Kabupaten Sukabumi, bersama Unit Pelayanan Publik (UPP) Pemberdayaan perempuan (PP) Provinsi Jawa Barat (Jabar), siap menerjunkan psikolog untuk menghilangkan trauma healing apabila hal itu masih diperlukan.

“Untuk Trauma healing, DP3A ada psikolog, P2TP2A juga ada psikolog UPP PP provinsi Jabar ada psikolog, jika dibutuhkan kami siap untuk membantu,” terangnya.

Selain itu, rehabilitasi dalam bentuk pemberdayaan dan pelatihan sebagai modal mengembangkan usaha. Guna memperbaiki perekonomian mereka agar peristiwa serupa tidak terulang, tengah diupayakan.

“Saya juga mengimbau kepada perempuan dan para orang tua, jangan percaya omongan manis ada pekerjaan yang enak dengan gaji besar, harus lebih hati-hati, harus benar-benar dipikirkan serta cek dan ricek dulu, jangan terperdaya dan mudah percaya sama orang lain.” imbuhnya.

Ditemui terpisah, Kepala DP3A Kabupaten Sukabumi, H. Eki Radiana Rizki, mengapresiasi kunjungan Ketua P2TP2A, sekaligus sebagai Ketua TP PKK Kabupaten Sukabumi kepada para korban Tidak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) dari Papua.

“Ini sebagai salah satu sikap beliau  yang sangat peduli dan mempunyai  rasa kasih  sayang  terhadap korban TPPO,” ungkapnya.

Camat Palabuhanratu Ali Iskandar menuturkankan. upaya paling penting adalah mempersiapkan para korban trafficking, untuk bisa melanjutkan kehidupan mereka secara mandiri.

Apalagi, himpitan ekonomi menjadi alasan mereka terjebak dan menjadi korban perdagangan manusia. Atas dasar itu, upaya pemberdayaan seperti UMKM harus didorong untuk mengentaskan masalah itu.

“Pokoknya, tidak hanya dipulangkan dan mengoreksi untuk tidak diulangi lagi. Tetapi yang terpenting harus diberikan solusi, solusi itu harus dengan intervensi, intervensi harus dengan pemberdayaan, dipicu, dipacu, agar bisa menjadi manusia yang lebih terhormat,” jelasnya.

Penguatan harga diri sebagai manusia yang harus dimuliakan. Juga tidak kalah penting, pemberian pemahaman keagamaan harus dilakukan. telebih korban telah dipekerjakan di tempat hiburan malam.

“Kita akan menggiring pemangku agama untuk memberikan tausiyah dan lain sebagainya,” tandasnya.

Reporter: Ilham Nugraha | Redaktur: Usep Mulyana

Berita Terkait

Dulu Lahan ini Sawah Subur dengan Aliran Air Melimpah, Kini Tinggal Padang Rumput
17 Tahun Irigasi Mati, Dinas PU Dinilai Gagal Menyelamatkan Pertanian di Cikadu Sukabumi 
Gempa Magnitudo 5,0 Guncang Sukabumi, BPBD Pastikan Belum Ada Laporan Kerusakan
Liburan Berubah Duka, Dua Pelajar Meninggal Terseret Ombak di Pantai Kapitol Sukabumi 
Pickup Bermuatan Kelapa Terguling dan Berbalik Arah di Tanjakan Buniwagi Palabuhanratu
Parah! Antrean Truk di SPBU Cibadak Kuasai Bahu Jalan, Pengendara Premium Terjebak
Disandingkan dengan Foto Orang Hilang, Akhirnya Misteri Kerangka di Sagaranten Terungkap
Mengaku Bernama Yayan Asal Citepus, Kakek Ini Masih Dirawat di Griya Lansia Nagrak

Berita Terkait

Selasa, 21 Juli 2026 - 11:53 WIB

Dulu Lahan ini Sawah Subur dengan Aliran Air Melimpah, Kini Tinggal Padang Rumput

Senin, 20 Juli 2026 - 21:23 WIB

17 Tahun Irigasi Mati, Dinas PU Dinilai Gagal Menyelamatkan Pertanian di Cikadu Sukabumi 

Minggu, 19 Juli 2026 - 16:30 WIB

Gempa Magnitudo 5,0 Guncang Sukabumi, BPBD Pastikan Belum Ada Laporan Kerusakan

Sabtu, 18 Juli 2026 - 19:39 WIB

Liburan Berubah Duka, Dua Pelajar Meninggal Terseret Ombak di Pantai Kapitol Sukabumi 

Jumat, 17 Juli 2026 - 20:38 WIB

Pickup Bermuatan Kelapa Terguling dan Berbalik Arah di Tanjakan Buniwagi Palabuhanratu

Berita Terbaru