Wajib Jaga Alam dan DAS, Dewan Bayu: Mitigasi Bencana Harus Dimulai dari Hulu

Senin, 7 September 2026 - 18:28 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Anggota DPRD Kabupaten Sukabumi Komisi II dari Fraksi PKB, Bayu Permana, menegaskan bahwa setiap kebijakan pembangunan di wilayah Kabupaten Sukabumi harus mempertimbangkan kondisi alam dan keberadaan Daerah Aliran Sungai (DAS).

Menurut Dewan Bayu, alam dan DAS merupakan penyangga utama kehidupan sekaligus bagian penting dalam upaya mitigasi bencana. Hal tersebut dinilai semakin penting mengingat tingginya frekuensi bencana alam yang terjadi di Sukabumi, mulai dari longsor, banjir hingga dampak erupsi gunung api yang dirasakan masyarakat.

“Pembangunan tidak boleh berdiri sendiri tanpa memandang kondisi alam sekitar. DAS dan bentang alam bukan sekadar objek yang dimanfaatkan, melainkan penyangga hidup yang jika rusak akan menjadi sumber bencana bagi warga di bawahnya,” ujarnya saat ditemui di kediamannya, Senin (7/9/2026).

Ia menegaskan, setiap rencana pembangunan, baik infrastruktur, permukiman maupun kawasan ekonomi, harus memperhatikan daya dukung lingkungan. Pembangunan juga tidak boleh mengorbankan fungsi hutan lindung, lahan resapan air, serta DAS yang memiliki peran vital dalam menahan laju air, mencegah erosi, dan menjaga keseimbangan ekosistem.

“Setiap rencana pembangunan wajib mengkaji daya dukung lingkungan dan kelestarian DAS sebagai bagian dari mitigasi bencana sejak tahap perencanaan,” tegasnya.

Bayu menjelaskan, kerusakan daerah tangkapan air dan perubahan fungsi lahan di kawasan hulu kerap menjadi salah satu faktor yang memperbesar risiko banjir dan longsor di wilayah hilir.

Karena itu, ia meminta agar pemanfaatan lahan dilakukan secara lebih ketat dan didasarkan pada kajian lingkungan yang komprehensif. Menurutnya, pembangunan harus mampu memberikan manfaat ekonomi dan sosial tanpa meningkatkan risiko bencana bagi masyarakat.

“Pemerintah daerah diharapkan dapat menyusun peta rawan bencana dan rencana tata ruang yang berbasis ekosistem, dengan melibatkan para ahli lingkungan, tokoh masyarakat, serta pemangku kepentingan terkait,” katanya.

Selain perencanaan, Bayu juga menyoroti pentingnya pengawasan dan penegakan aturan. Ia menilai perlindungan terhadap alam dan DAS harus menjadi prioritas nyata dalam kebijakan pembangunan, bukan sekadar wacana.

“Pengawasan dan penegakan aturan juga harus diperkuat agar pelestarian alam dan DAS benar-benar menjadi prioritas,” tegas Bayu.

Ia pun mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga kelestarian lingkungan di sekitar tempat tinggal masing-masing.

Menurutnya, kesadaran kolektif dan kepatuhan terhadap aturan tata ruang merupakan kunci agar pembangunan di Kabupaten Sukabumi dapat berjalan secara berkelanjutan, aman, serta memberikan manfaat bagi masyarakat saat ini maupun generasi mendatang.

Reporter: Idris Andriansah | Redaktur: Ujang Herlan 

Berita Terkait

Diikuti 1.372 Peserta, AKSIOMA MTs Sukabumi Jadi Ajang Unjuk Bakat
Apel Besar Hari Pramuka, Wabup Andreas: Tri Satya dan Dasa Dharma Jadi Benteng Generasi di Era AI
Tampil Gemilang di Jaraido Championship 3, Pesilat Muda Sukabumi Zahra Dwi Khoirunnisa Raih Juara 1 Nasional
Wabup Andreas Lepas 280 Peserta Pesta Siaga Pramuka Kecamatan Cidahu
Sekda Ade Suryaman Tekankan Kompetensi, Integritas dan Akhlak kepada 242 Wisudawan STAI Palabuhanratu
700 Lebih Mahasiswa Baru UMN, Bupati Asep Japar Dorong SDM Sukabumi Semakin Unggul
Hujan Angin Kencang Rusak SMPN 2 Cicurug, 8 Ruangan Terdampak
Siswi Kelas 4 SDIT At-Takwin Khatam Al-Qur’an 30 Juz, Mecca Queen Anindigtyas Tuai Apresiasi

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 16:07 WIB

Apel Besar Hari Pramuka, Wabup Andreas: Tri Satya dan Dasa Dharma Jadi Benteng Generasi di Era AI

Selasa, 6 Oktober 2026 - 14:19 WIB

Tampil Gemilang di Jaraido Championship 3, Pesilat Muda Sukabumi Zahra Dwi Khoirunnisa Raih Juara 1 Nasional

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 15:11 WIB

Wabup Andreas Lepas 280 Peserta Pesta Siaga Pramuka Kecamatan Cidahu

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 14:53 WIB

Sekda Ade Suryaman Tekankan Kompetensi, Integritas dan Akhlak kepada 242 Wisudawan STAI Palabuhanratu

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 14:49 WIB

700 Lebih Mahasiswa Baru UMN, Bupati Asep Japar Dorong SDM Sukabumi Semakin Unggul

Berita Terbaru

Religi

BAZNAS Kabupaten Sukabumi Bawa Pulang Penghargaan Nasional

Jumat, 16 Okt 2026 - 12:22 WIB