PAD Turun, Dana Transfer Naik, Bupati Sukabumi Pilih Infrastruktur, Pendidikan dan Kesehatan

Senin, 7 September 2026 - 16:40 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Sukabumi mengalami penurunan dalam perubahan APBD 2026. Di tengah ruang fiskal yang ikut tertekan akibat perubahan Transfer ke Daerah (TKD), Bupati Sukabumi H. Asep Japar memastikan pelayanan kepada masyarakat tidak boleh ikut dikurangi.

Penegasan itu disampaikan Asjap saat menjawab pandangan umum tujuh fraksi DPRD Kabupaten Sukabumi terhadap Raperda Perubahan APBD 2026 dalam rapat paripurna, Senin (7/9/2026).

Asjap mengatakan perubahan anggaran harus disusun dengan melihat kemampuan keuangan daerah sekaligus kebutuhan masyarakat. Meski terdapat penurunan PAD, pemerintah daerah tetap dituntut menjaga pelayanan publik.

“Memang ada kenaikan, ada penurunan. Tetap kita tidak berpatokan, tapi kita harus memprioritaskan kebutuhan masyarakat. Mudah-mudahan meskipun ada penurunan, kita tetap semangat untuk melayani masyarakat,” kata Asjap.

Menurutnya, tiga sektor akan menjadi perhatian utama dalam perubahan APBD 2026, yakni infrastruktur, pendidikan dan kesehatan.

“Memang infrastruktur yang paling utama, karena Sukabumi infrastruktur yang paling diutamakan, termasuk pendidikan dan kesehatan. Itu tiga itu,” ujarnya.

Untuk menjaga penerimaan daerah, Pemkab Sukabumi menyiapkan sejumlah langkah, mulai dari pemutakhiran data, penguatan sistem pemungutan dan pengawasan, digitalisasi, optimalisasi aset daerah dan BUMD hingga pengembangan potensi ekonomi.

Langkah tersebut diarahkan untuk meningkatkan penerimaan tanpa menambah beban masyarakat maupun dunia usaha.

Di sisi lain, berkurangnya Transfer ke Daerah membuat pemerintah harus lebih selektif menentukan program yang bisa direalisasikan pada tahun berjalan. Artinya, tidak seluruh usulan pembangunan dapat langsung masuk dalam perubahan APBD.

Asjap menegaskan belanja daerah akan diarahkan pada kebutuhan pemerintahan, pelayanan publik dan program yang memiliki dampak nyata.

“Setiap perubahan alokasi anggaran harus memiliki dasar kebijakan yang jelas, dapat dipertanggungjawabkan, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” jelasnya.

Pemkab Sukabumi juga tetap menyiapkan Belanja Tidak Terduga (BTT) untuk menghadapi bencana alam, kondisi darurat maupun kebutuhan mendesak masyarakat.

Ketua DPRD Kabupaten Sukabumi Budi Azhar Mutawali mengatakan jawaban Bupati dan Wakil Bupati telah merespons sejumlah catatan yang disampaikan fraksi-fraksi, termasuk mengenai perubahan PAD dan dana transfer.

Namun, pembahasan belum berhenti di paripurna. DPRD akan masuk ke pembahasan yang lebih teknis bersama organisasi perangkat daerah (OPD).

“Di perubahan ini ada penambahan anggaran, tapi yang jelas nanti yang lebih rincinya mulai besok akan mulai pembahasan antara komisi-komisi dengan mitra kerjanya, dengan OPD,” kata Budi.

DPRD, kata dia, meminta setiap tambahan anggaran yang tersedia diarahkan pada program yang benar-benar menjadi prioritas.

“Kalaupun ada anggaran surplus di perubahan ini bisa digunakan terhadap program-program prioritas yang memang bisa membawa program yang lebih baik, kemudian bermanfaat dan menyejahterakan masyarakat Kabupaten Sukabumi,” ujarnya.

Reporter: Ilham Nugraha | Redaktur: Ujang Herlan 

Berita Terkait

Festival Bonsai Sukabumi 2026 Masuk Agenda HJKS, Alun-alun Bojonglopang Bersiap Jadi Poros Bonsai Indonesia
Pendopo Sukabumi Berubah Jadi Ruang Khitan, Lebih dari 150 Anak Jalani Sunatan Massal
Dermaga PPN Palabuhanratu Kian Dangkal, Nelayan Pertaruhkan Kapal untuk Bisa Melaut
Kemah PUI Jadi Titik Temu Ribuan Pemuda, KNPI Sukabumi: Satukan Energi, Wujudkan Aksi
DPRD Pasang Target: Ratusan SPPG Harus Kantongi PBG dan SLF Sebelum 31 Desember
Rumah Panggung Jadi PR Lurah Baru Palabuhanratu, Yadi Titip Program dan Warga yang Belum Terlayani
Harlah Kejaksaan ke-81, Kejari Kabupaten Sukabumi Perkuat Penegakan Hukum Humanis
Jembatani Pemerintah dan Pelaku Usaha, Aam Abdul Salam: Diskusi Rumah Literasi Mengalir Dua Arah

Berita Terkait

Senin, 7 September 2026 - 16:40 WIB

PAD Turun, Dana Transfer Naik, Bupati Sukabumi Pilih Infrastruktur, Pendidikan dan Kesehatan

Sabtu, 5 September 2026 - 20:11 WIB

Festival Bonsai Sukabumi 2026 Masuk Agenda HJKS, Alun-alun Bojonglopang Bersiap Jadi Poros Bonsai Indonesia

Sabtu, 5 September 2026 - 19:59 WIB

Pendopo Sukabumi Berubah Jadi Ruang Khitan, Lebih dari 150 Anak Jalani Sunatan Massal

Jumat, 4 September 2026 - 12:53 WIB

Dermaga PPN Palabuhanratu Kian Dangkal, Nelayan Pertaruhkan Kapal untuk Bisa Melaut

Kamis, 3 September 2026 - 21:59 WIB

Kemah PUI Jadi Titik Temu Ribuan Pemuda, KNPI Sukabumi: Satukan Energi, Wujudkan Aksi

Berita Terbaru

Pengalaman Pengguna Game Penghasil Saldo DANA Lebih Cepat Adaptif Dan Efisien Dibawa Oleh Inovasi Teknologi
Pergeseran Mutu Produksi Kosmetik Terdeteksi Lebih Akurat Berkat Aliran Data Langsung
Pengalaman Pengguna Semakin Responsif Adaptif Dan Efisien Berkat Perkembangan Teknologi Modern
Momentum Tetap Terarah Dan Terkendali Dipertahankan Melalui Taktik Mode Pemburu Sic Bo Live
Keputusan Tetap Terukur Dalam Game Online Dipertahankan Melalui Pengelolaan Modal Cerdas
Kapitalisasi Pasar Dan Inovasi Kasino Online Berubah Di Tengah Disrupsi Teknologi Modern
Strategi Baru Untuk Meningkatkan Keunggulan Kompetitif Dibuka Melalui Business Model Canvas Mahjong Ways
Kualitas Sistem Mahjongways Kasino Online Dipahami Melalui Identifikasi Nilai Pembayaran Game Penghasil Saldo DANA
Perspektif Baru Dalam Menganalisis Perkembangan Mahjong Ways Dibuka Melalui Modernisasi Strategi
Kasino Menjadi Studi Sistem Informasi Bagi Mahasiswa Melalui Pelatihan Enterprise Architecture
Mahjongways Kasino Online Dijadikan Acuan Strategi Marketing dalam Lingkungan Pemerintahan
Keamanan Informasi Jadi Fondasi Utama Layanan Konsultasi Kosmetik Berbasis Teknologi
Teknologi Pemantauan Membantu Mengukur Frekuensi Pembayaran secara Lebih Objektif dan Terukur
Kajian Statistik Pola RTP Menyoroti Perkembangan Teknologi Neural Sintetis Regulatoris
Simulasi Statistik Membuka Pendekatan Baru Memahami Mahjong Game Sungai Penuh secara Terukur
Statistik Objektif Membantu Membaca Pola Mahjong Game Sungai Penuh dengan Lebih Rasional
Strategi Mahjong Game Sungai Penuh Makin Terarah melalui Pendekatan Statistik Modern
Pendekatan Data Objektif Membantu Mengkaji Mahjong Game Saldo DANA Sungai Penuh secara Lebih Terstruktur
Mahjong Game Sungai Penuh Dikaji lewat Simulasi Statistik untuk Membaca Pola Aktivitas
Aturan Mahjong Digital dari Dua Kartu Awal hingga Penentuan Rentang Nilai Game Penghasil Saldo DANA
Pendekatan Adaptif MahjongWays Kasino Online Membantu Menjaga Keseimbangan Anggaran Hiburan
Kemunculan Simbol Unik MahjongWays Kasino Online Perlu Dibaca Secara Lebih Rasional
Mahjong Ways Menarik Minat Pemain di Tengah Ketatnya Persaingan Game Digital
Pengaturan Tempo MahjongWays Kasino Online Tidak Menentukan Munculnya Kombinasi Khusus
Starlight Princess Kembali Merebut Perhatian Pemain MBG Berkat Daya Tariknya
Membaca Pola Mahjong Ways dan Tren Permainan Lewat Data Saldo DANA Terbaru
Disiplin Mental MahjongWays Kasino Online Membantu Mencegah Keputusan Finansial yang Terlalu Impulsif
Mengenal Sweet Bonanza sebagai Game Digital Online dengan Tema Manis yang Menarik
Rotasi Awal MahjongWays Kasino Online Bukan Tolok Ukur Kemurahan Sistem Permainan
Menelusuri Strategi Terbaik dalam Bermain Game Penghasil Saldo DANA Secara Lebih Mendalam