JURNALSUKABUMI.COM – Selama Natal dan Tahun Baru (Nataru), pelayanan yang dilakukan di Kantor BPR Cabang Sukaraja, berjalan normal dan nyaris tanpa kendala. Bahkan saat bank beroperasi, tidak nampak keramaian dan antrean nasabah yang menyimpan dan menarik dananya. Protokol kesehatan pun selalu dijalankan sesuai anjuran pemerintah.
Demikian disampaikan Kepala Cabang BPR Cabang Sukaraja, Budi Sukmawan kepada jurnalsukabumi.com, lewat aplikasi perpesanan whatsApp, Senin (10/1/22). Lokasi kantor terletak di Jalan Raya sukaraja Nomor 120 Sukabumi.
“Alhamdulillah, saat akhir tahun bahkan memasuki tahun baru, tidak terjadi kendala apa pun. Yang kami lakukan saat Nataru,
sama seperti operasional biasanya. Tidak ada penarikan dana di luar karakter nasabah,” kata Budhi.
Bahkan menapaki awal tahun ini, dia dan jajarannya akan terus bekerja lebih keras lagi guna mengejar target rencana bisnis bank (RBB) yang menjadi kesepakatan bersama dengan pihak manajemen.
Pada intinya kata Budi, di tahun baru ini, dia dan jajarannya, siap memberikan layanan operasional perbankan secara optimal yang tentunya tetap disesuaikan dengan kebijakan PPKM. Meskipun saat ini, Kabupaten Sukabumi kembali berada di PPKM Level 1.
Pada pemberitaan sebelumnya, BPR Cabang Sukaraja, menargetkan pengembangan dan ekspansi di tahun 2022, BPR Sukaraja optimis bisa membantu kebutuhan para nasabahnya. Apalagi di tahun yang baru nanti, warga masih dihadapkan pada posisi yang belum sepenuhnya bebas dari ancaman Covid- 19.
“Kami optimis, akan selalu hadir dalam upaya membantu kebutuhan dari para nasabah dan masyarakat sukabumi pada umumnya. Semua disesuaikan dengan aturan-aturan dan prosedur perbankan yang ada,” kata Budi.
Produk- produk unggulan dari BPR Cabang Sukaraja jelasnya, masih mengandalkan produk yang disebut Mantap untuk pinjaman penghasilan tetap, mikro untuk pembiayaan kredit usaha kecil dan pembiayaan modal kerja.
Di samping itu, produk yang sudah teruji seperti SIBAROKAH, SIWAJAR, TAHARA dan TAPAK serta produk tabunganku dengan suku bunga yang sangat kompetitif dan bersaing masih menjadi andalan ke depan.
Redaktur: Usep Mulyana












