JURNALSUKABUMI.COM – Perumda BPR Sukabumi, menggaet sahabat mikro sebagai tulang punggung pengembangan usahanya. Salah satu bukti keberhasilan bank milik pemerintah itu yakni mampu mengelola aset hingga Rp519 miliar. Jumlah tersebut menunjukan bahwa tingkat kepercayaan nasabah terhadap Bank BPR Sukabumi cukup tinggi.
“Dari awal hanya memiliki aset Rp94 miliar, kini kami mengelola aset aset sebesar Rp519 miliar. Ini fakta bahwa usaha lembaga keuangan plat merah ini, semakin berkembang,” kata Direktur Umum dan Fungsi Kepatuhan Perumda Sukabumi, Wibowo Hadikusuma, Selasa (28/12/21).
Dalam mengelola sebuah pekerjaan itu kata dia, harus didukung oleh semangat kebersamaan. Hal inilah yang diinginkan oleh pemerintah di bawah kepemimpinan H. Marwan Hamami.
Dia juga sempat menyinggung kiprah media massa dalam mendukung bidang perekonomian. Media menurutnya, harus merespon dengan cepat tantangan ke depan yang semakin berat dan kompetitif.

Sekarang ini harus mulai mempelajari kondisi ekonomi 2022. Salah satunya pengembangan fintech. fintech ujarnya, adalah sebuah inovasi pada industri jasa keuangan yang memanfaatkan penggunaan teknologi. Produk fintech biasanya berupa suatu sistem yang dibangun guna menjalankan mekanisme transaksi keuangan yang spesifik.
Pada bagian lain dia menjelaskan, keberadaan Sahabat Mikro untuk mempersempit pergerakan rentenir, yang keberadaannya sangat meresahkan. Karena melalui mereka banyak warga yang terjerat utang dengan bunga pengembalian hingga 20 persen.
“Hanya bermodalkan KTP, hari ini juga bisa cair Rp100 ribu diterima hanya Rp80 ribu dan cicilan hariannya Rp3 ribu Kalau dihitung-hitung bunganya sampai 20 persen,” kata dia.
Berbeda dengan sahabat mikro, lanjut dia, dari pinjaman Rp10 juta, jasanya hanya 0,5 persen per bulan atau 6 persen per tahun. Jadi dari 10 juta, cicilan pokoknya Rp416 ribu ditambah jasa per bulan Rp50 ribu. Total angsuran perbulannya Rp466 ribu selama dua tahun.
Tujuan hadirnya sebuah bank adalah untuk mendidik para pelaku usaha untuk mendukung perekonomiannya untuk perekonomian nasional. Jika berhubungan dengan bank itu kuncinya jujur dan amanah. Salahsatunya contoh keberhasilan pelaku usaha yang bermitra dengan BPR Sukabumi adalah desa Sudajayagirang dan Desa Padaasih.
Redaktur: Usep Mulyana












