Cerita Korban Selamat Saat Detik-detik Longsor Terjadi di Cibadak

Minggu, 26 Desember 2021 - 10:52 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Bencana longsor dan banjir melanda Kampung Panagan RT. 03/ 02, Desa Pamuruyan, Kecamatan Cibadak, Kabupaten Sukabumi, sekira pukul 17.30 WIB, Sabtu (25/12/2021) kemarin.

Peristiwa tersebut menyisakan kisah mendalam bagi warga di sana. Terutama, bagi Iceu (75), satu di antara korban selamat yang melanda belasan rumah terdampak banjir dan longsor itu.

Ia menceritakan, sempat tak bisa bergerak bahkan nyaris jadi korban karena kaki yang terendam luapan air Sungai Cipamuruyan. Bahkan, tubuh hingga muka dipenuhi tanah longsor yang datang secara tiba-tiba dari tebing.

“Material tanah longsor dari tebing dengan lebar 20 meter dan tinggi 10 meter itu sempat menghantam saya. Beruntung, masih bisa selamat,” kata Iceu, kepada jurnalsukabumi.com, Minggu (26/12/2021).

Saat itu, sebelum bencana terjadi, dia sedang mencuci piring di kolam rumah dalam kondisi hujan disertai angin. Secara tiba-tiba, batu mulai berjatuhan hingga terdengar suara gemuruh dari atas tebing yang terletak tepat di pinggir perkampungannya.

“Brak, suara longsor tebing terdengar. Hingga menimpa 4 rumah termasuk saya. Saya terseret hingga terpental dengan posisi terlentang, kaki terendam luapan air sungai dengan muka yang dipenuhi tanah,” terangnya.

Masih kata dia, bahwa Ia bersama keluarga lainnya sedang berlibur di rumah sodaranya dan berniat esok hari akan kembali pulang ke Jakarta.

“Beruntung saya termasuk keluarga lainnya masih diberi keselamatan. Saat ini, saya bersama keluarga lainnya telah diungsikan ke tempat yang lebih aman,” tandasnya.

Dalam peristiwa itu, empat rumah dikabarkan tertimbun longsor dan akibat peristiwa banjir dari luapan Sungai Cipamuruyan, 14 rumah dengan 16 Kepala Keluarga (KK) terendam hingga setinggi lutut orang dewasa, ikut terdampak.

Reporter: Ifan | Redaktur: Ujang Herlan

Berita Terkait

17 Tahun Irigasi Mati, Dinas PU Dinilai Gagal Menyelamatkan Pertanian di Cikadu Sukabumi 
Tebak Skor Piala Dunia 2026 Bersama Hergun, 48 Pemenang Terima Hadiah
Memasuki Musim Kemarau, Petani Sukabumi Harapkan Bantuan Pompa Air untuk Menyelamatkan Panen
17 Tahun Irigasi Terbengkalai, Sawah Hilang, Warga Cikadu Gali Sumur di Bekas Saluran Air Demi Bertahan Hidup
Resmi Dilantik, Kang Sule Kembali Pimpin SMSI Sukabumi Raya 2025–2028
Parah! Antrean Truk di SPBU Cibadak Kuasai Bahu Jalan, Pengendara Premium Terjebak
Dihantam Botol dan Batu Gegara Uang, Misteri Kerangka di Hutan Jati Sagaranten Akhirnya Terpecahkan
Ratusan Buruh ‘Kepung’ Kantor BPJS Ketenagakerjaan Sukabumi Keluhkan Pencaloan Pencairan

Berita Terkait

Senin, 20 Juli 2026 - 21:23 WIB

17 Tahun Irigasi Mati, Dinas PU Dinilai Gagal Menyelamatkan Pertanian di Cikadu Sukabumi 

Senin, 20 Juli 2026 - 18:39 WIB

Tebak Skor Piala Dunia 2026 Bersama Hergun, 48 Pemenang Terima Hadiah

Senin, 20 Juli 2026 - 15:54 WIB

Memasuki Musim Kemarau, Petani Sukabumi Harapkan Bantuan Pompa Air untuk Menyelamatkan Panen

Minggu, 19 Juli 2026 - 16:08 WIB

17 Tahun Irigasi Terbengkalai, Sawah Hilang, Warga Cikadu Gali Sumur di Bekas Saluran Air Demi Bertahan Hidup

Sabtu, 18 Juli 2026 - 12:46 WIB

Resmi Dilantik, Kang Sule Kembali Pimpin SMSI Sukabumi Raya 2025–2028

Berita Terbaru