Geopark Ciletuh Sukabumi Destinasi Wisata Kebanggan Warga Sukabumi

Selasa, 7 Desember 2021 - 10:26 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Keberadaan Geopark Ciletuh Sukabumi, sebagai destinasi pariwisata, menjadi kebanggan tersendiri sebagian besar warga Sukabumi. Kesan tersebut, dirasakan tepat dan tidak mengada-ngada. Menurut Hermawan (30), Warga Cikate, Desa Cikembar, Kecamatan Cikembar, dia mengaku bangga dengan adanya tempat wisata sekelas Geopark yang pada tahun 2018 telah dinobatkan sebagai UNESCO Global Geopark (UGG).

“Benar, saya sangat bangga dengan adanya Geopark. Karena, tidak semua tempat wisata dinobatkan sebagai UGG,” kata Hermawan, kepada jurnalsukabumi.com, Selasa (6/12/21)

Dia menuturkan, keberadaan Geopark Ciletuh Sukabumi, selain mendongkrak perekonomian warga sekitar juga menjadi daya tarik atau magnet bagi wisatawan baik lokal maupun dari luar Sukabumi.

“Sudah berapa kali saya ke Geopark, terlihat banyak warga yang berjualan baik itu kuliner, warung kopi maupun pernak, pernik. Berarti dengan adanya Geopark mendongkrak ekonomi warga,” ujarnya.

Senada dengan Hermawan, Basir (37) Warga Desa Bojongkembar, Kecamatan Cikembar, menyatakan kekagumannya pada keberadaan wisata alam terbuka itu. Patut diacungi jempol dengan keindahan wisata yang ada wilayah Sukabumi berkelas dunia itu.

“Keindahan alam tidak diragukan lagi. Dan Saya sebagai warga Sukabumi sangat bangga,” ucapnya.

Geopark Ciletuh Sukabumi atau Ciletuh-Palabuhanratu Unesco Global Geopark memiliki luas sekira 126 ribu hektar atau 30,3 persen dari luas wilayah Kabupaten Sukabumi. Tersebar di 74 desa dan delapan kecamatan yakni, Cisolok, Cikakak, Palabuhanratu, Simpenan, Waluran, Ciemas, Ciracap dan Surade.

Reporter: Ruslan AG | Redaktur: Usep Mulyana

Berita Terkait

Bukan Sekadar Tempat Nongkrong, Bukit Panenjoan Tenjojaya Kini Jadi Penggerak UMKM Warga
Tepis Isu Kamar 308 Tempat Berburu Mustika, Samudra Beach Hotel Bongkar Fakta Tak Terduga 
Kamar 308 Samudra Beach Tak Hanya Dikunjungi, Kini Disebut Jadi Lokasi Berburu Mustika
Wisata Sukabumi Tak Perlu Gedung Mewah, Wabup Andreas: Rawat Alam, Budaya, dan Kebersihan
Dispar Berlakukan Tarif Parkir Per Jam di Pantai Selatan Sukabumi
PENYU Cari Lokasi Ideal, Gadobangkong hingga Citepus Dibidik Jadi Kawasan Baru Mangrove
8 Tahun Padjadjaran Anyar, Dari Nyukcruk Galur hingga Menjaga Warisan Karuhun
Desa Wisata Tegallega Disiapkan Jadi Magnet Baru Pariwisata Sukabumi Selatan

Berita Terkait

Minggu, 9 Agustus 2026 - 12:44 WIB

Bukan Sekadar Tempat Nongkrong, Bukit Panenjoan Tenjojaya Kini Jadi Penggerak UMKM Warga

Kamis, 6 Agustus 2026 - 10:25 WIB

Tepis Isu Kamar 308 Tempat Berburu Mustika, Samudra Beach Hotel Bongkar Fakta Tak Terduga 

Selasa, 4 Agustus 2026 - 13:52 WIB

Kamar 308 Samudra Beach Tak Hanya Dikunjungi, Kini Disebut Jadi Lokasi Berburu Mustika

Senin, 3 Agustus 2026 - 15:33 WIB

Wisata Sukabumi Tak Perlu Gedung Mewah, Wabup Andreas: Rawat Alam, Budaya, dan Kebersihan

Senin, 3 Agustus 2026 - 11:58 WIB

Dispar Berlakukan Tarif Parkir Per Jam di Pantai Selatan Sukabumi

Berita Terbaru

Pendidikan

UMMI Edukasi Warga Hegarmulya Cegah Stunting dan Kembangkan UMKM

Senin, 10 Agu 2026 - 14:58 WIB