Metode Cuci Darah Lewat Perut, Penjelasan Dokter RSUD R Syamsudin SH

Rabu, 1 Desember 2021 - 13:08 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Ada satu metode alternatif selain hemodialisis (cuci darah dengan menggunakan mesin) yang dapat digunakan dalam proses cuci darah, Namanya adalah CAPD (continuous ambulatory peritoneal dialysis) atau disebut juga Peritonial Dialisis.

CAPD adalah metode cuci darah yang dilakukan lewat perut. Metode ini memanfaatkan selaput dalam rongga perut (peritoneum) yang memiliki permukaan luas dan banyak jaringan pembuluh darah sebagai filter alami ketika dilewati oleh zat sisa. CAPD lebih disarankan sebagai pilihan pertama bagi pasien gagal ginjal, dibanding hemodialisis.

Bila dibandingkan dengan hemodialisis, CAPD memiliki beberapa kelebihan. Pertama mengenai biaya yang harus dikeluarkan pasien. Untuk melakukan CAPD, biayanya akan lebih murah dibanding hemodialisis. Kedua selain dari segi biaya, CAPD juga jauh lebih mudah dan fleksibel digunakan oleh pasien gagal ginjal. CAPD dapat digunakan kapan saja, dapat dilakukan tidak harus di rumah sakit, beda halnya dengan hemodialisis.

Lebih bagusnya lagi, kualitas hidup pasien yang menjalani cuci darah menggunakan CAPD jauh lebih baik dibandingkan hemodialisis. Pasien tidak perlu bolak-balik ke rumah sakit, sehingga dapat berhemat waktu dan biaya transportasi, demikian ungkap dr. Katharina Setyowati, Sp.Pd (Dokter Spesialis Penyakit Dalam) RSUD R. Syamsudin, SH. Kota Sukabumi.

Dimana bisa mendapatkan pelayanan ini ?

RSUD R. Syamsudin, SH Kota Sukabumi sebagai rumah sakit rujukan regional Jawa Barat bagian barat selatan, selain melayani hemodialisis (Cuci darah dengan mesin) sejak beberapa waktu yang lalu sudah membuka layanan CAPD.

Di unit pelayanan CAPD pasien diberikan penjelasan dan latihan untuk melaksanakan sendiri cara perawatan CAPD di rumah tanpa bantuan perawat seperti di hemodialisis sehingga tidak sering bolak balik ke rumah sakit.

Bahan dan cairan untuk keperluan CAPD diantar sampai ke rumah apabila bisa ditempuh dengan kendaraan roda empat, untuk keperluan 1 (satu) bulan.

Bagi pasien peserta BPJS di RSUD R. Syamsudin, SH. Kota Sukabumi pelayanan CAPD dapat di tanggung oleh BPJS. (Adv)

Berita Terkait

Pancasila di Tengah Tantangan Zaman, Pesan Bupati Sukabumi untuk Generasi Muda
DP3A Sukabumi Dorong Generasi Bebas Diskriminasi Melalui Program Cager
PLN UP3 Sukabumi Salurkan 6 Sapi dan 1 Kambing Kurban, Ribuan Warga Rasakan Manfaat Idul Adha
Membusuk di Pembaringan Selama 31 Tahun, Keluarga Terharu saat Bupati Sukabumi Datang ke Rumah Ahmad Yani
SMSI Dukung ADI Perjuangkan Kelayakan Gaji Dosen
SPPG Bantargadung Bojonggaling 2 Tebar Kepedulian Lewat Jumat Berkah dan Pemotongan Hewan Kurban
Apresiasi Kepedulian Hergun, Insan Pers Sukabumi: Beliau Bukan Sekadar Mitra, Tapi Orangtua
Semangat Berbagi di Iduladha, Kejari Kabupaten Sukabumi Kurbankan 2 Sapi

Berita Terkait

Senin, 1 Juni 2026 - 12:57 WIB

Pancasila di Tengah Tantangan Zaman, Pesan Bupati Sukabumi untuk Generasi Muda

Senin, 1 Juni 2026 - 12:14 WIB

DP3A Sukabumi Dorong Generasi Bebas Diskriminasi Melalui Program Cager

Minggu, 31 Mei 2026 - 21:53 WIB

PLN UP3 Sukabumi Salurkan 6 Sapi dan 1 Kambing Kurban, Ribuan Warga Rasakan Manfaat Idul Adha

Sabtu, 30 Mei 2026 - 16:22 WIB

Membusuk di Pembaringan Selama 31 Tahun, Keluarga Terharu saat Bupati Sukabumi Datang ke Rumah Ahmad Yani

Jumat, 29 Mei 2026 - 16:49 WIB

SMSI Dukung ADI Perjuangkan Kelayakan Gaji Dosen

Berita Terbaru