JURNALSUKABUMI.COM – Tujuh kampung di wilayah Sukabumi Selatan tepatnya di Desa Mandrajaya dan Ciwaru, Kecamatan Ciemas, terendam banjir akibat luapan sungai Ciletuh, Minggu (28/11/2021) malam.
Petugas Penanggulangan Bencana Kecamatan (P2BK) Ciemas Idrus Stansyah mengatakan, banjir tersebut mengepung Kampung Nyalindung, Bantarpanjang, Citamiang, Ciawet dan Mekarsari Desa Mandrajaya.
“Puluhan rumah yang berdekatan dengan bantaran sungai terendam,” kata Idrus P2BK Ciemas dalam keterangan yang diterima jurnalsukabumi.com, Minggu (28/11/2021).
Banjir itu lanjut dia, terjadi pada saat Sabtu malam sekira pukul 23.09 WIB. Pada saat kejadian seluruh warga berada di rumahnya masing-masing, karena kondisi lokasi hujan sejak sore hari.
“Untuk ketinggian masih belum bisa diperkirakan. Sebab petugas belum bisa terjun kelapangan karena situasi dan kondisi masih hujan deras,” tuturnya.
Menurut Idrus, Desa Mandrajaya menjadi daerah langganan banjir saat Sungai Ciletuh meluap. “Sering terjadi banjir ketika masuk musim penghujan,” katanya.
Tidak hanya di Desa Mandrajaya lanjut P2BK, di Desa Ciwaru Kecamatan Ciemas pun mengalami hal yang sama. “Ada dua kampung juga yang terendam yaitu Kampung Cirangkong dan Kampung Pangrerekan, Desa Ciwaru,” tandasnya.
Reporter: Ilham Nugraha | Redaktur: Ujang Herlan












