JURNALSUKABUMI.COM – Tim IPB Goes to Field (IGTF) dari Program Studi Komunikasi Sekolah Vokasi Institut Pertanian Bogor (IPB) melakukan kunjungan ke desa-desa yang ada di Bogor dan Sukabumi.
Satu di antaranya, Tim IGTF 21 yang melakukan kunjungan langsung ke UMKM Dapur Sauyunan di Desa Ciherang, Kabupaten Bogor. Tujuannya, membantu UMKM dalam pemasaran produknya di masa pandemi Covid-19.
Ketua Tim IGTF 21, Yoga Aria Syuhada (20) mengatakan, dalam pelaksanaan program kampus ini dibagi menjadi 30 tim. Teknisnya, melakukan kunjungan dan terjun langsung terhadap para pelaku UMKM untuk mencari tahu permasalahan apa yang dihadapi dan mencarikan solusinya.
“Pogram ini merupakan bagian dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat dengan tujuan membranding UMKM yang dilaksanakan selama dua bulan,” ujar Yoga kepada jurnalsukabumi.com, Selasa (23/11/2021).
Lanjut dia, Tim IGTF 21 memilih melakukan kunjungan langsung ke UMKM Dapur Sauyunan di Desa Ciherang, Kabupaten Bogor. Sekaligus, menggali potensi masyarakat yang mampu mendorong kelangsungan usaha di sana.
“Potensi yang dominan adalah keahlian memasak dari para Ibu Rumah Tangga (IRT) di Desa Ciherang. Ini juga menjadi awal mula terciptanya UMKM Dapur Sauyunan yang merupakan usaha catering makanan yang diolah oleh IRT setempat,” sambung Yoga.
Bahkan kata dia, UMKM Dapur Sauyunan memproduksi berbagai jenis makanan dan kue mulai dari ayam goreng, sayur asem, dan lainnya. Terdapat satu menu andalan pada UMKM Dapur Sauyunan, yaitu Pepes Ikan Mas.
“Nah di antara ragam menu yang disuguhkan tadi. Kami sepakat untuk berinovasi dan fokus dalam pemasaran memperkenalkan menu baru dari UMKM ini yaitu Sambal Goreng Bawang yang diberi nama Sambal Goreng Bawang Ma’Ju,” tutup Yoga.
Sementara itu, Pemilik UMKM Dapur Sauyunan, Julaeha mengapresiasi atas kunjungan tersebut. Bahkan, hal ini dinilai sangat membantu dalam pemulihan ekonomi di masa pandemi seperti ini.
“Terima kasih sudah berkenan memilih UMKM saya. Semoga, apa yang diharapkan dan dicita-citakan kita semua tercapai,” tuturnya.
Julaeha atau Ibu yang akrab disapa Mak Ju itu mengklaim, tak jarang hasil olahan dari UMKM pun kerap dipesan oleh Lembaga Pendidikan dan Lembaga Pemerintahan setempat. Selain itu, dirinya ingin berinovasi dengan menambah menu baru yaitu Sambal Goreng Bawang.
“Saya ingin membuat Sambal Goreng Bawang yang nantinya akan disukai oleh banyak pelanggan dan saya berharap dengan kedatangan mahasiswa Sekolah Vokasi IPB (IGTF 21) ini dapat membantu kami dalam segi pemasaran produk baru ini,” harapnya.
Adapun Tim IGTF 21 ini terdiri dari para mahasiswa dengan background Komunikasi yakni, Yoga Aria Syuhada, Piyu Anugrah Purwanto, I Wayan Rio Aditya Prananda, Pramudya Luthfie Anandita, Niken Rawikara Rissty, Yuwinda Zalfa Amelia, Alya FebyThasya, Endita Lisdyaranti, Arzety Shalsabilla Abeer P. K., Erna Kartika Yuliani dan Onma Nafamora.
Reporter: Yoga A.S. | Redaktur: Ujang Herlan












