JURNALSUKABUMI.COM – Aktifitas transaksi perdagangan ikan di Pasar Cibaraja hingga kini masih berlangsung. Para pedagang masih melayani pembeli baik lokal maupun pendatang dari luar kota. Proses perdagangan di pasar tersebut masih menjanjikan.
“Alhamdulillah, sampai detik ini, proses jual beli di pasar ini masih berjalan lancar. Pembeli lokal dan luar kota masih datang dan berbelanja,” kata seorang pedagang benih ikan, Endang warga Kampung Cibaraja, Desa Cibolangkaler kepada jurnalsukabumi.com, Sabtu (20/11/21).
Pedagang yang telah malakoni usaha selama 20 tahun itu, menjual berbagai bibit ikan untuk diternak di kolam. Jenis ikan yang dijual di antaranya Nila, Patin dan Lele.
“Ikan Nila saya jual Rp25 ribu per liter. Sementara ikan Patin saya jual Rp1.000 per ekor dan Lele Rp750 per ekor. Dalam sehari saya menjual dua liter Nila dan 50 ekor Patin,” jelasnya.
Dia mengakui, penjualan hari ini tidak seperti 10 tahun yang lalu. Kemajuan teknologi saat ini, pedagang dan pembeli lebih memilih menerapkan strategi bisnis secara online. Karena praktek bisnis seperti itu lebih cepat dan mudah.
“Mau tidak mau, saya dan teman-teman pedagang lainnya harus menyesuaikan diri dengan perkembangan zaman. Kami juga harus kreatif mencari peluang usaha lewat sosial media. Tapi tentunya yang pasti-pasti saja,” tandasnya.
Redaktur: Usep Mulyana












