LPPM Unpak Bogor Gelar Workshop MBKM di Desa Tugubandung

Kamis, 18 November 2021 - 21:05 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) Universitas Pakuan Bogor mengadakan Workshop Pengembangan Desa Mitra Terintegrasi Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) di Aula Desa Tugubandung, Kecamatan Kabandungan, Kabupaten Sukabumi, Kamis (18/11/21).

Lingkup kegiatan Desa Mitra MBKM mencakup semua bidang seperti pendidikan, wisata, sosial budaya dan sumber daya manusia.

“Dengan adanya kegiatan ini tentunya Desa Tugubandung dan LPPM Unpak Bogor bisa bersinergi salah satunya untuk pembentukan Wisata Pastuban yang akan dijadikan ikon Desa Tugubandung” tutur Yudi, Kepala Desa Tugubandung.

Desa Tugubandung menjadi desa kedua dalam Pengembangan Desa Mitra MBKM setelah Kampung Sempora, di Kecamatan Cibinong, Bogor.  Program yang sama juga akan diadakan di Desa Ciburuy, Cigombong, Bogor.

“Tugubandung mempunyai banyak potensi sehingga kami ingin menjalin kolaborasi dalam pengembangan desa dan mampu untuk menginisiasi, membantu, serta membina desa sasaran untuk mengoptimalkan desa mandiri berjangka panjang” ungkap Titik Penta, perwakilan Kepala Pusat LPPM Unpak.

Dalam kegiatan ini terdapat dua pemateri yang dihadirkan oleh panitia. Pemateri pertama yaitu Eneng Tita Tosida selaku Kepala Pusat Pengabdian Masyarakat UNPAK dan pemateri kedua adalah Dhoni Thambas, dari Kominfo.

Dalam pemaparan materinya, Eneng Tita Tosida, menyampaikan bahwa desa cerdas merupakan kelanjutan dari Desa Digital. “MBKM proses belajar yang tidak harus di kampus, melainkan pembelajarannya mengikuti dengan lingkungan desa dengan tujuan apa yang dibangun bisa dilanjutkan oleh generasi berikutnya,” tuturnya.

Dhoni Thambas juga menjelaskan bagaimana cara membangun smart village one village one product. “Cara membangunnya melalui step by step. Yang pertama, step define atau mendefinisikan masalah, kemudian analisa permasalahan dan yang terakhir yaitu solve atau menyelesaikan permasalahan satu persatu.

Reporter: Inda Sri Mulya | Redaktur: Mohammad Noor 

Berita Terkait

Gandeng RCC Bandung, UMMI Dongkrak Produktivitas Dosen Lewat Workshop Karya Ilmiah
Kang Anom: PWI Siap Jadi Pengawas SPMB Bersih di Sukabumi
Disdik Sukabumi Pastikan SPMB 2026 Transparan dan Bebas Diskriminasi
ADPUB Goes to Visit, Mahasiswa UMMI Pelajari Sistem Demokrasi di KPU RI
Kemenkes Puji Totalitas Bupati Sukabumi Dorong Fakultas Kedokteran Pertama di Sukabumi
Mahasiswa Hukum NPU Raih Bronze Medal di MEC 8 Lombok, Usung Gagasan Ini!
Bikin Bangga! Dua Siswa Terbaik Sukabumi Lolos Paskibraka Jawa Barat 2026
Keren! SMI Team Silat Edan Borong 5 Piala di O2SN Pencak Silat Kecamatan Cicurug 2026

Berita Terkait

Selasa, 2 Juni 2026 - 09:57 WIB

Gandeng RCC Bandung, UMMI Dongkrak Produktivitas Dosen Lewat Workshop Karya Ilmiah

Rabu, 27 Mei 2026 - 01:34 WIB

Kang Anom: PWI Siap Jadi Pengawas SPMB Bersih di Sukabumi

Selasa, 26 Mei 2026 - 12:41 WIB

Disdik Sukabumi Pastikan SPMB 2026 Transparan dan Bebas Diskriminasi

Senin, 25 Mei 2026 - 20:42 WIB

ADPUB Goes to Visit, Mahasiswa UMMI Pelajari Sistem Demokrasi di KPU RI

Minggu, 24 Mei 2026 - 11:13 WIB

Kemenkes Puji Totalitas Bupati Sukabumi Dorong Fakultas Kedokteran Pertama di Sukabumi

Berita Terbaru