JURNALSUKABUMI.COM – Kemacetan di sepanjang ruas Jalan Sukabumi-Bogor sudah tidak asing lagi bagi pengendara yang biasa melintas. Salah satu penyebab kemacetan tersebut adalah kerusakan jalan yang cukup parah di empat titik.
Kerusakan tersebut yakni berada di tanjakan Pamuruyan Cibadak, Simpang Stasiun Parungkuda, serta di Ciutara dan Benda di Kecamatan Cicurug. Curah hujan yang cukup tinggi memperparah dampak dari kerusakan hujan.
Seperti yang dikeluhkan Farhan (26), salah seorang pengendara mobil. Kodisi jalan di empat titik tersebut bergelombang, dan berlubang.
“Mungkin sudah diperbaiki beberapa kali, tapi jalannya masih rusak parah. Jadinya bikin macet,” kata Farhan kepada jurnalsukabumi.com, Senin (15/12/2021).
Kondisi hujan, tambah Farhan, lalu lintas di empat titik tersebut semakin terhambat. Lubang jalan tidak terlihat karena tertutup genangan air, pengemudi harus memperlambat laju kendaraannya sehingga menimbulkan kemacetan.
“Saya berharap pemerintah serius memperbaiki ruas jalan itu. Pemerintah harus cepat turun tangan sebelum ada lagi korban jiwa,” tuturnya.
Hal senada dikatakan Faridudin, Ketua RW 09 Desa Pamuruyan Kecamatan Ciadak. Farid mengaku sering mendapat keluhan dari warga terkait jalan yang rusak.
“Khusus yang di Pamuruyan ini sudah sekitar dua sampai tiga bulan ini jalan tersebut dibiarkan. Saya sering mendapatkan keluhan dari warga akibat jalan tersebut rusak, warga pejalan kaki sering terkotori oleh air yang tergenang apabila terlindas kendaraan,”kata Farid.
Farid mengharapkan adanya perbaikan oleh pihak pemerintah daerah atau pusat terkait jalan yang rusak. Apalagi jalan tersebut adalah jalan nasional akses satu-satunya yang menghubungkan Sukabumi-Bogor.
“Semoga cepat diperbaiki oleh pemerintah pusat atau perovinsi pada jalan yang rusak, selain membuat tidak nyaman warga juga membuat macet yang cukup parah,”katanya.
Reporter: Ifan | Redaktur: Mohammad Noor












