Sekda: Proxi War Narkoba Ancaman Serius Bagi Dunia

Kamis, 11 November 2021 - 19:12 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Sekda Kabupaten Sukabumi, Ade Suryaman menegaskan, bahwa permasalahan besar yang dihadapi oleh setiap negara saat ini adalah proxy war atau perang modern berupa penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba.

Ancamannya sangat serius yaitu untuk melemahkan Sumber Daya Manusia (SDM) suatu bangsa. Demikian disampaikan Ade Suryaman, saat membuka rapat kerja tim terpadu dan Rencana Aksi Daerah tingkat Kabupaten di Pendopo Sukabumi, Kamis (11/11/21)

Berdasarkan hasil survey Universitas Indonesia (UI) dan Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) Tahun 2019 yang dilakukan di 34 provinsi di Indonesia. Prevalensi penyalahgunaan narkoba di Indonesia mencapai angka 2,4 % atau setara dengan 4,5 juta jiwa dengan angka kematian 30-50 orang meninggal dunia setiap harinya. Dari jumlah itu baru sekitar 13.320 pecandu yang terakses layanan rehabilitasi pada tahun 2019.

“Sisanya berada ditengah tengah masyarakat menjadi pengguna, pengedar, dan bagian dari sindikat kejahatan narkoba” kata Ade.

Berbagai upaya dilakukan oleh Pemerintah kata Ade, dalam upaya menekan laju angka penyalahgunaan narkoba. Langkah pencegahan dilakukan melalui Instruksi Presiden Nomor 2 Tahun 2020 tentang rencana aksi nasional P4GN 2020-2025 yang berlaku secara nasional. Diperkuat dengan Peraturan Bupati Nomor 4 Tahun 2020 tentang pencegahan dan pemberantasan penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika dan prekursor narkotika.

“Ikhtiar lainnya melalui program kegiatan yang menyentuh langsung masyarakat seperti desa bersih dari narkoba (bersinar), sekolah bersinar, kampus bersinar, lingkungan Kerja bersinar dan Kota/Kabupaten tanggap ancaman narkoba” terangnya.

Kepala BNN Kab Sukabumi M. Retno Dara Dewi menjelaskan, bahwa untuk mengimplementasikan Peraturan Mendagri No 12/2012 tentang fasilitasi P4GN di Sukabumi, maka BNN Sukabumi selaku Pembina Teknis memandang perlu membentuk aksi rencana daerah Tahun 2021/2022.

“Diharapkan adanya sinergitas lintas stakeholder untuk mengoptimalkan semua potensi personil, dukungan operasional, perlengkapan termasuk metode. Sehingga segala sesuatu bisa berjalan dengan baik,” ungkapnya.

BNN Kab Sukabumi, tambah M. Retno, senantiasa mendorong agar rencana aksi daerah bisa berjalan dengan baik. Dia juga mengapresiasi kepada stakeholder yang telah mendukung acara rencana aksi daerah P4GN 2021 ini.

Redaktur: Usep Mulyana

Berita Terkait

Wabup Andreas Ajak Petani Gali Peluang Sesuai Kebutuhan Pasar
Niat Rekreasi Berakhir Duka, Bocah 6 Tahun di Palabuhanratu Tak Tertolong Usai Tenggelam
Kang Sule Tekankan Soliditas Panitia Jelang Pelantikan SMSI Sukabumi Raya
Pendopo Sukabumi Bakal Diselimuti Kain Kafan, BASB Nilai Pemerintah Daerah Kehilangan Arah
Hergun Soroti Realisasi PNBP ATR/BPN yang Baru 39,74 Persen, Pertanyakan Anomali Data Layanan
Pemkab Sukabumi Perkuat Layanan Publik, 95 Pejabat Fungsional Resmi Dilantik
DLH Prioritaskan Sampah di Jalan Protokol, Bupati Minta Pasukan Kuning Maksimalkan Layanan
Wabup Sukabumi Dorong UMKM Manfaatkan Teknologi untuk Perluas Pasar

Berita Terkait

Kamis, 2 Juli 2026 - 19:37 WIB

Wabup Andreas Ajak Petani Gali Peluang Sesuai Kebutuhan Pasar

Kamis, 2 Juli 2026 - 19:29 WIB

Niat Rekreasi Berakhir Duka, Bocah 6 Tahun di Palabuhanratu Tak Tertolong Usai Tenggelam

Kamis, 2 Juli 2026 - 15:55 WIB

Kang Sule Tekankan Soliditas Panitia Jelang Pelantikan SMSI Sukabumi Raya

Kamis, 2 Juli 2026 - 11:53 WIB

Pendopo Sukabumi Bakal Diselimuti Kain Kafan, BASB Nilai Pemerintah Daerah Kehilangan Arah

Rabu, 1 Juli 2026 - 18:23 WIB

Hergun Soroti Realisasi PNBP ATR/BPN yang Baru 39,74 Persen, Pertanyakan Anomali Data Layanan

Berita Terbaru