Tambang Diduga Ilegal di Cicurug ‘Makan’ Korban, Pengelola Bisa Dipidana

Senin, 8 November 2021 - 15:42 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Insiden longsor di lokasi tambang diduga ilegal di Desa Kutajaya, Kecamatan Cicurug, Kabupaten Sukabumi, mendapat sorotan banyak pihak. Pemilik atau pengelola lahan tambang disebut-sebut bisa dipidana.

Hal tersebut diungkapkan, Tantan Suherman, aktivis lingkungan dari Forum Warga Sukabumi (FWS). Menurutnya, pengelola tambang bisa dipidana jika beroperasi tanpa legalitas atau izin.

“Kalau memang belum ada izinnya, seharusnya bisa dipidana,” kata Tantan kepada jurnalsukabumi.com, Senin (8/11/2021).

Tantan menegaskan legalitas perusahaan, khususnya pertambangan, diperlukan untuk memastikan semua hak dan kewajibannya terpenuhi.

Salah satu kewajiban yang perlu dipenuhi perusahaan adalah terkait kesehatan dan keselamatan kerja.

“Enggak ada izinnya, gimana bisa menjamin kesehatan dan keselamatan kerja,” tuturnya.

Ia pun menyinggung terkait pemerintah desa setempat yang tak tahu menahu soal izin tambang itu. Hal tersebt menurutnya sangat aneh.

Seperti diketahui, insiden di tambang diduga ilegal menewaskan seorang pekerja belum lama ini. Musibah longsor menimbun empat orang korban, salah satunya meninggal dunia.

Saat ditanya wartawan, perwakilan pengelola tambang tak bisa memastikan legalitas izin pertambangan. Begitupun dengan kades setempat yang mengaku tidak tahu.

Redaktur: Mohammad Noor

Berita Terkait

BGN Hentikan Operasional 58 SPPG di Sukabumi, Ini Penyebabnya!
Hergun Percepat Program Strategis Pertanahan di Sukabumi, Apa Saja?
Kejati Jabar Tahan Sekretaris DPRD Indramayu Terkait Korupsi Tunjangan Senilai Rp18,7 Miliar
Bupati Asep Japar Titip Pesan untuk Pemuda Sukabumi: Jaga Persatuan, Bangun Daerah
Babak Baru SPPG Nagrak Utara III, Kuasa Hukum Ungkap Dugaan Permintaan Rp1 Miliar dari YMQI
Viral Adu Jotos di Padepokan Ciracap, Dua Orang Kini Berstatus Tersangka
Tragis! Ayah dan Anak Terseret Ombak di Pantai Istiqomah Sukabumi Sang Ayah Tewas
Tantan Sulton Tekankan Profesionalisme Wartawan, PWI Sukabumi Diminta Perkuat Kompetensi!

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Jumat, 30 Oktober 2026 - 13:49 WIB

BGN Hentikan Operasional 58 SPPG di Sukabumi, Ini Penyebabnya!

Jumat, 30 Oktober 2026 - 09:47 WIB

Hergun Percepat Program Strategis Pertanahan di Sukabumi, Apa Saja?

Rabu, 28 Oktober 2026 - 20:11 WIB

Kejati Jabar Tahan Sekretaris DPRD Indramayu Terkait Korupsi Tunjangan Senilai Rp18,7 Miliar

Rabu, 28 Oktober 2026 - 14:01 WIB

Bupati Asep Japar Titip Pesan untuk Pemuda Sukabumi: Jaga Persatuan, Bangun Daerah

Rabu, 28 Oktober 2026 - 10:55 WIB

Babak Baru SPPG Nagrak Utara III, Kuasa Hukum Ungkap Dugaan Permintaan Rp1 Miliar dari YMQI

Berita Terbaru