Soal Legalitas Tambang Cadas ‘Makan’ Korban Jiwa, Kades Kutajaya : Saya Tidak Tahu

Minggu, 7 November 2021 - 14:32 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Aktivitas tambang cadas di Kampung Pasir Pacar RT 03/02, Desa Kutajaya, Kecamatan Cicurug, Kabupaten Sukabumi menelan korban jiwa, Minggu (7/11/2021).

Insiden tersebut menjadi perhatian banyak pihak. Terlebih legalitas aktivitas pertambangan di lokasi itu juga terkesan samar-samar.

Seperti yang diungkapkan Asep Ikhsanuddin, perwakilan pengelola tambang yang juga salah satu koordinator. Ia mengaku kurang mengetahui ihwal perizinan tambang cadas tersebut.

“Untuk perizinannya saya kurang begitu mengetahui, saya cuma sebagai penanggung jawab untuk bencana hari ini saja,” ujarnya kepada jurnalsukabumi.com

Seingat Asep, perizinan tambang pernah diurus hingga ke pihak desa dan kecamatan. Menurutnya, orang yang mengetahui kepastian legalitas tambang adalah Kades Pesawahan yang juga menjabat di DPK Apdesi Kecamatan Cicurug.

Sementara itu Kepala Desa Kutajaya, Ujang Rohani, mengaku tidak pernah mengetahui izin operasi dari tambang tersebut. Dirinya mengatakan hanya pernah mendengar adanya tambang cadas, tapi tidak pernah memberikan izin pengoperasian.

“Selama saya menjabat dari awal 2016 hingga sekarang saya tidak pernah mengetahui izin dari tambang tersebut hanya sebatas mendengar saja, dari awal memang sudah seperti itu, saya kesini cuma sekedar untuk berbela sungkawa kepada keluarga korban,” tandasnya.

Diberitakan sebelumnya, 4 orang menjadi korban longsor tambang cadas yang diduga ilegal, 1 orang tewas 2 orang luka ringan dan 1 orang mengalami luka berat.

Reporter : Ardi Yakub | Redaktur : Mohammad Noor

Berita Terkait

BGN Hentikan Operasional 58 SPPG di Sukabumi, Ini Penyebabnya!
Hergun Percepat Program Strategis Pertanahan di Sukabumi, Apa Saja?
Kejati Jabar Tahan Sekretaris DPRD Indramayu Terkait Korupsi Tunjangan Senilai Rp18,7 Miliar
Bupati Asep Japar Titip Pesan untuk Pemuda Sukabumi: Jaga Persatuan, Bangun Daerah
Viral Adu Jotos di Padepokan Ciracap, Dua Orang Kini Berstatus Tersangka
Tragis! Ayah dan Anak Terseret Ombak di Pantai Istiqomah Sukabumi Sang Ayah Tewas
Tantan Sulton Tekankan Profesionalisme Wartawan, PWI Sukabumi Diminta Perkuat Kompetensi!
SMSI-RRI Bersatu Lawan Hoaks, Perkuat Kompetensi dan Informasi Pembangunan

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Jumat, 30 Oktober 2026 - 13:49 WIB

BGN Hentikan Operasional 58 SPPG di Sukabumi, Ini Penyebabnya!

Jumat, 30 Oktober 2026 - 09:47 WIB

Hergun Percepat Program Strategis Pertanahan di Sukabumi, Apa Saja?

Rabu, 28 Oktober 2026 - 20:11 WIB

Kejati Jabar Tahan Sekretaris DPRD Indramayu Terkait Korupsi Tunjangan Senilai Rp18,7 Miliar

Rabu, 28 Oktober 2026 - 14:01 WIB

Bupati Asep Japar Titip Pesan untuk Pemuda Sukabumi: Jaga Persatuan, Bangun Daerah

Selasa, 27 Oktober 2026 - 22:13 WIB

Viral Adu Jotos di Padepokan Ciracap, Dua Orang Kini Berstatus Tersangka

Berita Terbaru