JURNALSUKABUMI.COM – Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Sukabumi kembali melakukan monitoring pelaksanaan program rehabilitasi ruang kelas yang bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK) tahun 2021, Selasa (02/11/2021).
Kegiatan monitoring lanjutan tersebut dipimpin langsung Kasi Perdata dan Tata Usaha Negara (Datun), M. Adib Adam beserta Kasi Intelejen (Kastel), Aditia Sulaeman, didampingi Kasubsi Perdata Datun, Imam Lahaya.
“Hari ini kita kembali melanjutkan pengecekan langsung realisasi program bantuan rehabilitasi ruang kelas yang bersumber dari DAK 2021 tingkat SMP,” ujar Aditia.
Adapun lokasi pengecekan ruang kelas di antaranya SMPN 1 Kebonpedes di Jl. Selaawi No.KM. 8, Jambenenggang, Kebonpedes. Dilanjut lokasi kedua di SMP PGRI Cisaat di Jl. Raya Cisaat No.131, Kecamatan Cisaat. Terakhir, lokasi ketiga digelar di SMPN 2 Gunungguruh, tepatnya di Jalan Legok Nyenang, Desa Cibolang, Kecamatan Gunungguruh.
“Tujuan monitoring memastikan realisasi pengerjaan sesuai standar operasional dan target pembangunan harus sesuai waktu yang ditentukan. Dari hasil monitoring semua sudah sesuai bestek. Tinggal, sedikit temuan seperti cat mengulupas, namun itu masih bisa diperbaiki,” kata Aditia.
Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) dari Dinas Pendidikan Kabupaten Sukabumi, Zetta Nusantara Putra menambahkan, bantuan tersebut bersumber dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia melalui program DAK 2021. Dalam pelaksanaannya dikerjaakan secara kontraktual. Artinya, pengerjaannya melibatkan tenaga kerja sekitar sekolah.
“Kami sangat berterima kasih khususnya kepada kejaksaan yang secara langsung monitoring guna terciptanya transparansi. Secara teknis di lapangan pun mampu memberi peluang kerja bagi warga sekitar,” sambungnya.
Konsultan Pengawas CV Askia sekaligus Leader Teknis, Ade Budi menambahkan, dari tiga bantuan yang telah dimonitoring tadi, SMPN 1 Kebonpedes dan SMPN 2 Gunungguruh sudah mencapai 100% dan di SMP PGRI Cisaat masih sekitar 90%.
“Alhamdulilah, semua pekerjaan sudah terealisasi dan sesuai bestek. Kita optimis semua pekerjaan rampung sesuai waktu yang ditargetkan,” tegasnya.
Kepsek SMPN 2 Gunungguruh, Ela Rusilawati bersyukur atas bantuan rehabilitasi ruang laboratorium yang diterima, bahkan sudah mulai bisa dimanfaatkan setelah pekerjaan selesai.
“Sangat bermanfaat. Bahkan, sudah dua kali digunakan Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) guru IPA se-Kabupaten Sukabumi di sini. Intinya, kami sangat berterima kasih bisa mendapat bantuan ini,” ucapnya.
Sementara itu, tampak hadir dalam kegiatan monitoring tersebut, Panitia Pelaksana Kegiatan Dinas Pendidikan Kabupaten Sukabumi, Zetta Nusantara Putra, Konsultan Pengawas, CV Askia sekaligus leader teknis, Ade Budi, Direktur Lembaga Analisa dan Transfaransi Sukabumi (Latas) Fery Permana, Pemimpin Redaksi Jurnalsukabumi.com, Eman ‘Sule’ Sulaeman beserta pelaksana kegiatan rehabilitasi DAK 2021.
Redaktur: Ujang Herlan












